![]() |
| Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Pasar Klojen, Kota Malang.(Dok/Istimewa). |
“Dari kunjungan kami hari ini menjadi catatan penting, baik untuk kami dari Pemprov maupun Pak Wali Kota Malang. Ternyata di pasar ini beras medium untuk jenis SPHP sudah lama tidak tersuplai,” kata Khofifah.
Selain beras SPHP, Khofifah juga menanyakan ketersediaan Minyakita kepada para pedagang. Hasilnya, pedagang mengaku produk minyak goreng subsidi tersebut juga sudah lama tidak masuk ke Pasar Klojen.
“Saya juga menanyakan kepada pedagang terkait Minyakita. Ternyata lama juga tidak tersuplai. Bahkan saat saya tanya apakah pada Ramadan kemarin juga tidak ada pasokan, mereka menjawab memang sudah lama tidak tersuplai,” ujarnya.
Khofifah mengatakan temuan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Perum Bulog selaku pihak yang bertanggung jawab dalam distribusi beras SPHP dan Minyakita.
Menurutnya, pasokan beras medium SPHP tetap harus tersedia untuk masyarakat meskipun sebagian warga perkotaan cenderung mengonsumsi beras premium.
“Pasokan beras medium tetap harus kami siapkan. Karena stok beras medium SPHP di Jawa Timur cukup tinggi, sekitar 3,2 juta ton. Seharusnya semua dapat tersuplai melalui jalur distribusi yang disiapkan Bulog,” tegasnya.
Khofifah juga menyebut Pasar Klojen merupakan salah satu pasar rujukan dalam Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur yang digunakan pemerintah untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok setiap hari. (Den)


Komentar