![]() |
| Petugas saat berada di tempat kejadian di Singosari, Malang.(Dok/Istimewa). |
Kapolsek Singosari, AKP Achmad Zainuddin, mengatakan ledakan terjadi satu kali dan menghancurkan sebagian besar bangunan rumah milik warga setempat. Polisi masih melakukan pendalaman terkait sumber pasti ledakan tersebut.
“Ledakan diduga berasal dari petasan dan mengakibatkan satu unit rumah mengalami kerusakan parah. Total ada enam korban, satu mengalami luka berat dan lima lainnya luka sedang,” ujar AKP Achmad Zainuddin.
Korban luka berat diketahui bernama A (26), yang mengalami luka bakar di hampir seluruh tubuhnya. Sementara lima korban lain mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh.
Berikut data korban:
A (26), luka bakar seluruh tubuh.
Y (52), luka lecet.
N (25), luka lecet di kaki dan kepala.
M (15), luka lecet.
K (3), luka lecet.
F (10), luka lecet.
Seluruh korban merupakan warga Dusun Sumbul RT 06 RW 08 Desa Klampok dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian sekitar pukul 19.30 WIB, Sumari sedang memberi makan ternak di kandang. Sementara anggota keluarga lainnya berada di dalam rumah, sebagian di ruang keluarga dan ruang tamu.
Tak lama kemudian terdengar suara ledakan sangat keras. Saat saksi keluar dari kandang, kondisi rumah sudah rusak parah akibat ledakan tersebut. Para korban ditemukan masih berada di posisi semula sebelum ledakan terjadi.
Warga sekitar yang mendengar dentuman keras langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.
Akibat kejadian ini, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp125 juta. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti ledakan yang menghancurkan rumah tersebut. (Den)


Komentar