![]() |
| Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno memberikan bingkisan kepada para marbot masjid. (Dok/Istimewa). |
Kegiatan tersebut dilepas oleh Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno. Di tengah kemeriahan takbir keliling, muncul momen yang menyentuh perhatian warga, yakni ketika para marbot Masjid At-Taibin mendapat apresiasi secara langsung.
Perhatian itu diberikan melalui pembagian paket MBG (Memberikan Bingkisan Gratis) kepada para marbot masjid yang selama ini menjalankan tugas menjaga kenyamanan rumah ibadah.
Salah satu penerima bantuan, Sudarsono, mengaku terharu atas perhatian yang diterimanya. Marbot Masjid At-Taibin yang telah mengabdi selama tiga tahun itu menyebut bantuan tersebut menjadi pengalaman pertama baginya mendapatkan perhatian langsung dari pejabat Kota Surabaya saat momentum hari besar keagamaan.
“Alhamdulillah kami merasa bangga diperhatikan. Sangat berarti buat kami,” ujar Sudarsono dengan mata berkaca-kaca.
Ia mengungkapkan, selama ini menjalani tugas sebagai marbot dengan penuh keikhlasan di tengah keterbatasan ekonomi. Tanpa pekerjaan tambahan, ia mengandalkan insentif bulanan sebesar Rp1,75 juta untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Bersama dua marbot lainnya, Sudarsono bertanggung jawab menjaga kebersihan Masjid At-Taibin setiap hari, mulai dari lantai satu hingga lantai tiga, sejak pagi hari agar jemaah dapat beribadah dengan nyaman.
“Senang sambil mengabdi. Mau ke mana lagi, Pak,” ucapnya sambil tersenyum.
Ia berharap perhatian terhadap para marbot masjid dapat terus berlanjut sehingga mereka yang selama ini bekerja di balik layar juga mendapat kepedulian yang layak.
Sementara itu, Anas Karno mengatakan momentum takbir keliling Iduladha sengaja dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada para penjaga rumah ibadah.
Menurutnya, marbot memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas keagamaan masyarakat karena memastikan masjid tetap bersih, nyaman, dan siap digunakan umat menjalankan ibadah.
“Marbot ini bagian penting dari masjid. Mereka yang memastikan masjid bersih, nyaman, dan siap dipakai umat beribadah. Sudah seharusnya mendapat perhatian,” tutur Anas Karno usai melepas peserta takbir keliling.
Kegiatan syiar Islam tersebut juga dihadiri jajaran pengurus PCNU Surabaya, pengurus NU tingkat kecamatan, hingga kader IPNU Surabaya.
Rangkaian acara berlangsung aman dan tertib hingga malam hari dengan dukungan pengamanan swadaya dari warga serta pengurus masjid setempat. (Red)


Komentar