![]() |
| Sholat Idul Adha di Masjid Al Ikhlas Perumahan Palm Spring Regency Jambangan Surabaya. (Dok/Istimewa). |
![]() |
| Pemotongan hewan kurban di Masjid Al Ikhlas Perumahan Palm Spring Regency Jambangan Surabaya. (Dok/Istimewa). |
Bertindak sebagai imam salat Idul Adha adalah Ust. Syaoqi, M.Ag. Sementara khutbah Idul Adha disampaikan KH Dr Hudi Hidayat, Lc dengan tema “Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim di Era Modern”.
Dalam khutbahnya, KH Hudi Hidayat menyampaikan bahwa perjalanan dakwah Nabi Ibrahim penuh dengan ujian, mulai dari cacian, hinaan, bullying hingga tekanan dari penguasa Raja Namrud.
Menurutnya, puncak ujian tersebut terjadi ketika Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah SWT untuk menyembelih putra kesayangannya, Ismail, yang saat itu masih kecil.
Namun, ujian berat itu tidak menggoyahkan keimanan Nabi Ibrahim dan keluarganya. Bahkan dalam menjalankan perintah Allah, Nabi Ibrahim tetap mengedepankan musyawarah dengan keluarganya.
“Beliau tidak mentang-mentang sebagai kepala keluarga sekaligus nabi lalu bebas memerintahkan apa saja. Nabi Ibrahim justru menjadi contoh orang tua yang demokratis,” terang KH Hudi Hidayat dalam khutbahnya.
Ketua panitia, Edi Yani Yusuf, mengatakan jumlah jamaah yang mengikuti Salat Idul Adha diperkirakan mencapai sekitar 700 orang, terdiri dari kaum muslimin dan muslimat.
“Alhamdulillah, walaupun sempat deg-degan karena cuaca mendung setelah semalaman hujan, pelaksanaan salat berjalan lancar karena tidak turun gerimis apalagi hujan. Yang hadir ke lapangan saya kira sekitar 700-an jamaah,” ujarnya.
Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dimulai pukul 07.40 WIB di area parkir timur perumahan.
Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai 15 ekor sapi dan 46 ekor kambing.
Cak Muri, sapaan akrab petugas penerima dan perawat hewan kurban, menyebut antusiasme masyarakat mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
“Kesadaran kaum muslimin terutama para pequrban meningkat. Ini terlihat dari jumlah hewan yang masuk. Khusus kambing, biasanya hanya sekitar 20-an ekor, sekarang mencapai 46 ekor,” jelasnya.
Ia juga mengaku kagum melihat membludaknya warga yang hadir untuk menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban.
“Yang menyaksikan penyembelihan luar biasa banyaknya,” tambahnya sambil tersenyum.
Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas, Syamsuddin, mengaku bangga dan terharu melihat semangat panitia, jamaah masjid, serta masyarakat yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, suasana kebersamaan terasa begitu kuat selama proses penyembelihan hewan kurban berlangsung.
“Saya terharu melihat kegiatan ibadah penyembelihan ini. Tidak hanya panitia dan kaum muslimin, saya juga melihat beberapa warga nonmuslim turut hadir di lapangan,” tuturnya.
Ia menilai momen Idul Adha tersebut menjadi gambaran indahnya persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Ini mencerminkan betapa indah persatuan dan kesatuan. Kita jadi semakin akrab dan emosional semakin dekat. Inilah momen silaturahmi yang istimewa. Terima kasih untuk semuanya,” pungkasnya. (Qi)



Komentar