![]() |
| Penampakan rumah warga Giliraja yang kebakaran.(Dok/Istimewa). |
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.
Kapolsek Giligenting AKP Mawardi bersama anggotanya bergerak cepat mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Rumah yang terbakar diketahui milik Abdur Rahman (67), warga Dusun Kalompang, Desa Jate, Kecamatan Giligenting.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, sekitar pukul 20.00 WIB Hasanah (54), istri pemilik rumah, bersama adiknya, Toyana (45), baru saja pulang dari menghadiri acara takziah di rumah tetangga. Setibanya di rumah, keduanya dikejutkan oleh kobaran api yang muncul dari bagian timur bangunan.
Menyadari bahaya yang mengancam, Hasanah dan Toyana segera berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu langsung mendapat respons cepat dari warga sekitar. Sejumlah warga, di antaranya Buridin (67) dan Suwaris (68), bergegas menuju lokasi untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya berupa air dan pasir.
Berkat kekompakan dan kerja sama masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian. Upaya spontan tersebut menjadi penyelamat bagi lingkungan permukiman yang padat di kawasan tersebut.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Akibat kejadian itu, sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar. Di antaranya atap rumah, lemari, tempat tidur, kulkas, pakaian, perhiasan emas, meja kursi, serta berbagai perabotan rumah tangga lainnya. Total kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah).
Kapolsek Giligenting AKP Mawardi mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi dan korban, berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, hingga melaporkan peristiwa tersebut secara berjenjang kepada pimpinan.
"Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak memenuhi standar keamanan," ujar AKP Mawardi.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Masyarakat bersama aparat setempat terus memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga korban agar dapat segera bangkit dan melewati musibah yang dialami.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah. Di sisi lain, kejadian tersebut juga memperlihatkan bahwa nilai kepedulian dan gotong royong masyarakat Pulau Giliraja tetap terjaga, hadir menjadi kekuatan utama saat musibah datang tanpa diduga. (Yud)


Komentar