|
Menu Close Menu

Tradisi dan Inovasi Berpadu, HIMAGHA 26 Dibuka dengan Dhamar Kambang yang Memukau

Rabu, 17 Juni 2026 | 08.36 WIB

 

Kegiatan Pembukaan Haflatul Imtihan Madrasah Ghayatul Anwar (HIMAGHA) 2026 yang dirangkaikan dengan Peringatan Tahun Baru Hijriah 1448 H di halaman Madrasah Ghayatul Anwar, Banuaju Barat, Batang-Batang Sumenep. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep – Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan mewarnai Pembukaan Haflatul Imtihan Madrasah Ghayatul Anwar (HIMAGHA) 2026 yang dirangkaikan dengan Peringatan Tahun Baru Hijriah 1448 H, Selasa malam (16/6/2026) di halaman Madrasah Ghayatul Anwar, Banuaju Barat, Batang-Batang, Sumenep.


Mengusung tema “Merawat Tradisi, Membangun Generasi”, kegiatan pembukaan HIMAGHA 26 menghadirkan nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, pembukaan dilakukan dengan prosesi penyalaan dhamar kambang (lentera tradisional) yang menjadi simbol harapan, doa, dan semangat dalam menyongsong seluruh rangkaian kegiatan haflatul imtihan.


Ketua Panitia HIMAGHA 26, Abd. Malik, mengatakan bahwa kegiatan pembukaan ini merupakan bentuk kepedulian panitia terhadap tradisi yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.


“Pembukaan HIMAGHA 26 merupakan wujud kepedulian panitia terhadap tradisi yang perlu dilestarikan dan bagaimana mengambil kebiasaan baru yang lebih baik,” ujar Abd. Malik.


Menurutnya, tradisi tidak boleh hanya menjadi kenangan masa lalu, tetapi harus tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman. Karena itu, panitia berupaya menghadirkan konsep yang memadukan nilai-nilai budaya, keagamaan, dan kreativitas generasi muda.


Sementara itu, Pengasuh Madrasah Ghayatul Anwar, Ust. Syifa Ubaidillah, menyampaikan bahwa penyalaan dhamar kambang olehnya dan menabur beras kuning menjadi hal baru dalam perayaan tahunan HIMAGHA yang sarat makna spiritual.


 “Pembukaan Haflatul Imtihan Madrasah Ghayatul Anwar atau HIMAGHA 2026 ini dengan menyalakan dhamar kambang merupakan hal baru dalam perayaan tahunan. Dengan harapan dan doa, kita memohon agar acara haflatul imtihan ini penuh barokah, sukses, dan selamat hingga akhir acara,” tuturnya.


Ia berharap cahaya dari dhamar kambang tidak hanya menerangi malam pembukaan, tetapi juga menjadi simbol cahaya ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar Madrasah Ghayatul Anwar.


Dukungan penuh juga datang dari Ketua Yayasan Al-Hikmah, Ust. H. Suninto. Ia menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan panitia sekaligus berharap tradisi positif yang telah dimulai dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.


Menurutnya, kegiatan yang mengandung nilai pendidikan, kebersamaan, dan pelestarian budaya seperti ini perlu dijaga keberlangsungannya agar menjadi identitas khas Madrasah Ghayatul Anwar dalam setiap pelaksanaan haflatul imtihan.


Pembukaan HIMAGHA 26 menjadi awal dari rangkaian kegiatan besar yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Selain menjadi ajang silaturahmi dan perayaan keberhasilan peserta didik, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan, serta kecintaan terhadap tradisi yang menjadi bagian dari jati diri madrasah.


Dengan semangat “Merawat Tradisi, Membangun Generasi”, HIMAGHA 26 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus agar siap menghadapi masa depan tanpa melupakan akar budaya dan tradisi yang diwariskan para pendahulu.


“Dari cahaya dhamar kambang, lahir harapan. Dari tradisi yang terjaga, tumbuh generasi yang berjaya, " pungkasnya. (Yud) 

Bagikan:

Komentar