|
Menu Close Menu

Anggota DPD RI Ning Lia Dorong Raka-Raki Jatim 2026 Bawa Pariwisata Jawa Timur Mendunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12.00 WIB

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat hadir dalam. acara Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur 2026 yang digelar di Aston Gresik Hotel.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Gresik – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mendorong Raka-Raki Jawa Timur 2026 tidak hanya menjadi ikon promosi, tetapi mampu membawa potensi pariwisata dan budaya Jawa Timur dikenal hingga tingkat internasional.


Dorongan itu disampaikan Ning Lia setelah Raka Akhdan Muhammad Zahran Wibisono dari Kabupaten Malang dan Raki Deninta Festi Berliani dari Kota Surabaya resmi terpilih sebagai Raka-Raki Jawa Timur 2026.


Keduanya terpilih dalam puncak rangkaian Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur 2026 yang digelar di Aston Gresik Hotel, Jumat (7/8/2026) malam. 


Akhdan dan Deninta diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda dalam mengenalkan kekayaan destinasi wisata, seni budaya, hingga potensi ekonomi kreatif Jawa Timur, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Ning Lia mengapresiasi terpilihnya dua generasi muda tersebut. Menurutnya, ajang Raka-Raki harus menjadi ruang bagi anak muda untuk mengambil peran lebih besar dalam mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.


“Pariwisata berkelanjutan menjadi gagasan yang harus terus dikembangkan. Generasi muda memiliki peran penting untuk mengangkat potensi daerah dengan cara yang kreatif,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Lia.


Menurut Lia, Jawa Timur memiliki kekayaan destinasi, budaya, serta ekonomi kreatif yang sangat besar. Posisi Jawa Timur sebagai salah satu pintu gerbang pariwisata nasional juga menjadi peluang yang harus dimanfaatkan secara optimal.


Karena itu, ia mendorong Raka-Raki Jatim tidak berhenti sebagai ikon atau simbol promosi semata. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu mengangkat cerita dan potensi lokal dari daerah masing-masing agar semakin dikenal masyarakat luas.


“Semoga Raka-Raki terpilih terus menggaungkan potensi lokal hingga mampu membawa daerahnya go nasional dan go internasional,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menegaskan, Pemilihan Raka-Raki Jatim bukan hanya kompetisi untuk mencari pemenang.


Menurutnya, ajang tersebut merupakan bagian dari proses menyiapkan generasi muda agar mampu menjadi mitra pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.


“Ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi membentuk generasi muda yang mampu membangun citra positif pariwisata dan budaya Jawa Timur,” ujar Adhy.


Ia menambahkan, seorang Raka-Raki tidak cukup hanya memiliki kemampuan berbicara di depan publik. Mereka juga dituntut memiliki integritas, wawasan kebangsaan, kepedulian terhadap masyarakat, kemampuan beradaptasi, serta kecintaan terhadap budaya daerah.


Adhy melihat meningkatnya kunjungan wisatawan ke Jawa Timur sebagai peluang besar yang harus dioptimalkan. Salah satu kuncinya adalah memperkuat promosi melalui kreativitas dan keterlibatan generasi muda.


“Jawa Timur membutuhkan anak-anak muda yang mampu menjadi duta budaya sekaligus duta pariwisata,” tegasnya.


Terpilihnya Akhdan dan Deninta sekaligus menandai dimulainya estafet baru promosi pariwisata Jawa Timur. Keduanya kini mengemban tugas untuk memperkenalkan lebih luas kekayaan destinasi, budaya, serta ekonomi kreatif dari berbagai daerah di Jawa Timur.


Dengan energi dan kreativitas generasi muda, Raka-Raki Jatim 2026 diharapkan mampu membawa cerita tentang Jawa Timur tidak hanya bergaung di tingkat nasional, tetapi juga menembus panggung internasional. (Red) 

Bagikan:

Komentar