|
Menu Close Menu

KH. Muhammad Ali Fikri Dorong Mahasiswa Amalkan Ilmu yang Diperoleh Selama Kuliah demi Kemaslahatan Umat

Senin, 21 September 2026 | 20.35 WIB

Kegiatan Peringatan Maulid Nabi dan Penutupan KKN Universitas Annuqayah (UA) di Giligenting, Kabupaten Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah (UA) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus penutupan resmi program KKN pada Minggu, 20 September 2026.


Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah tersebut menjadi momentum kebersamaan mahasiswa KKN UA dari enam titik posko di Giligenting. Seluruh mahasiswa berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan bersama di Gedung MWC NU Giligenting dengan menggandeng Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Giligenting.


Momentum penuh keberkahan itu menghadirkan pengasuh sekaligus tokoh ulama, KH. Muhammad Ali Fikri, sebagai penceramah utama. Kehadiran KH. Muhammad Ali Fikri disambut antusias para mahasiswa, alumni, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang berbondong-bondong memadati lokasi acara.


Penutupan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa Universitas Annuqayah di wilayah Giligenting. Selama menjalankan KKN, para mahasiswa telah melaksanakan berbagai program kerja di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat.


Ketua Panitia, Daris Dzakwan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada setiap Pondok Pesantren/Lembaga, masyarakat Giligenting, serta Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Giligenting.


Menurutnya, kerja sama, bimbingan, dan dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam kelancaran seluruh rangkaian kegiatan KKN hingga berakhirnya masa pengabdian mahasiswa.


Sementara itu, dalam ceramahnya, KH. Muhammad Ali Fikri menyampaikan pesan tentang pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mendorong para mahasiswa untuk terus mengamalkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah demi kemaslahatan umat.


“Saya sangat mengapresiasi dan merasa bangga atas dedikasi para mahasiswa KKN di Giligenting. Program-program kerja yang dijalankan seperti penanaman 500 pohon mangrove, pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap, hingga pengadaan perpustakaan pojok baca dan berbagai macam program yang dilakukan memberikan kesan yang sangat mendalam dan menjadi bukti nyata kontribusi ilmu demi kemaslahatan masyarakat setempat,” ucapnya. 


Berbagai program tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat Giligenting. Kegiatan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program KKN, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat di bidang lingkungan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan.


Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan doa bersama, penyerahan kenang-kenangan secara simbolis, serta sesi foto bersama antara mahasiswa KKN, pimpinan, alumni, dan tokoh masyarakat Giligenting.


Penutupan KKN yang dirangkai dengan Maulid Nabi Muhammad SAW itu pun menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa UA di Giligenting, sekaligus meninggalkan pesan tentang pentingnya menjaga hubungan baik antara mahasiswa, alumni, lembaga pendidikan, dan masyarakat. (Red) 

Bagikan:

Komentar