![]() |
| Mbah Hosen, Suporter Tertua Laskar Sape Kerrab.(Dok/Istimewa). |
Lensajatim.id, Pamekasan – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Madura United. Salah satu suporter ikonik sekaligus suporter tertua Laskar Sape Kerrab, Mbah Hosen, meninggal dunia, Sabtu (19/9/2026).
Kepergian Mbah Hosen meninggalkan duka mendalam bagi Laskar Sape Kerrab. Sosoknya dikenal sebagai suporter yang setia hadir memberikan dukungan langsung dari tribun.
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, mengenang Mbah Hosen sebagai sosok dengan kecintaan luar biasa terhadap tim.
Menurutnya, usia bukan menjadi penghalang bagi Mbah Hosen untuk terus memberikan dukungan kepada Madura United.
“Beliau mengajari kami satu hal: mencinta tim bukan soal usia. Beliau suporter tertua kami, setia sejak Madura United baru ada,” ujar Achsanul Qosasi.
Mbah Hosen dikenal sebagai salah satu wajah yang tidak asing bagi suporter Madura United. Ia memiliki tempat favorit di tribun bawah papan skor dan hampir selalu tampil dengan atribut Madura United saat menyaksikan pertandingan.
Tidak sekadar duduk menyaksikan laga, Mbah Hosen juga kerap berjoget sepanjang pertandingan. Kecintaannya terhadap Laskar Sape Kerrab tetap ditunjukkan meski usianya telah lanjut.
“Selalu berdiri di tribun bawah papan skor lengkap dengan atribut Madura, berjoget sepanjang pertandingan tanpa peduli usia,” ungkap Achsanul Qosasi.
Kepergian Mbah Hosen menambah suasana duka di tengah perjalanan Madura United pada awal musim Super League 2026/2027.
Terlebih, klub baru saja meraih kemenangan 2-1 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jumat (18/9/2026).
Selama dua pekan ini, Madura United tidak hanya kehilangan suporter ikoniknya. Sebelumnya, Mimit Tirmidzi, suporter Madura United yang dikenal loyal, juga tutup usia.
Achsanul Qosasi menyebut kehilangan tersebut menjadi pukulan berat bagi keluarga besar Madura United dan para suporter.
“Dalam 9 hari, tribun ini kehilangan dua penjaganya. Berat rasanya. Selamat jalan, Mbah Hosen. Terima kasih untuk kesetiaan yang tidak pernah putus,” tukasnya. (Red)


Komentar