> Anggota Komisi A DPRD Jatim Reses Bersama Insan Pers di Probolinggo Lensajatim.id
|
Menu Close Menu

Anggota Komisi A DPRD Jatim Reses Bersama Insan Pers di Probolinggo

Kamis, 17 September 2020 | 11.20 WIB

 

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Muzammil Syafi'i saat reses di Kota Probolinggo

lensajatim id Probolinggo- Anggota Komisi A DPRD Jatim, Muzammil Syafi'i melakukan Reses Tahap II hari ketiga dengan audien Insan Pers di Kota Probolinggo, aktivis partai dan tokoh masyarakat di Hotel Sinar Harapan Kota Probolinggo. Rabu (16/09/2020).


Pada kegiatan tersebut, politisi yang akrab disapa Muzammil memberikan penjelasan seputar Bahaya Narkoba dan Peraturan Gubernur nomor 33 tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Deasers 19. 


Salah satu peserta yang hadir dalam reses tersebut, yaitu Mahfud dari media JatimNow menyampaikan keprihatinannya pada peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan obat-obat terlarang di Kota Probolinggo. Penindakan yang terjadi, penegakan hukum masih kurang maksimal, yang ditangkap masih yang kelas kecil (ecek-ecek). " Sedang agen dan bandarnya sering lolos," jelas Mahfud. 


Menanggapi berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan dalam forum tersebut, Muzammil Syafi'i mengaku sepakat dan berharap soal penegakan hukum pada penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang agar penegak hukum lebih maksimal lagi. " Harus diberantas ke akar-akarnya masalah narkoba ini, sebab ini sangat mengancam keberlangsungan generasi Bangsa," tuturnya. 


Selain itu, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jatim ini  juga menyinggung keseriusan Ibu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam penanganan Covid 19 di Jawa Timur yang hingga saat ini belum berakhir. Menurut Muzammil, keseriusan Gubernur salah satunya bisa dilihat dari upayanya dengan cara mengumpulkan seluruh Bupati dan Walikota Jawa Timur di Batu, terkait dengan peningkatan jumlah terkonfirmasi Covid-19, sehingga banyak Kabupaten/Kota banyak yang masuk zona merah akibat kurang adanya mematuhi protokol kesehatan.


" Kita berharap media bisa memberikan edukasi kepada masyarakat aga patuh pada protokol kesehatan,” pungkas Ketua MA IPNU Jatim ini. (Had)


Bagikan:

Komentar