> 30 Pelaku UMKM di Bangkalan Dilatih Membuat Minuman Herbal
|
Menu Close Menu

30 Pelaku UMKM di Bangkalan Dilatih Membuat Minuman Herbal

Selasa, 17 November 2020 | 16.15 WIB

Abdul Rachman (Pegang Mix) saat memandu praktik pembuatan minuman herbal (Dok/Istimewa)


lensajatim id Bangkalan-
30 Pelaku UMKM di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur mendapatkan pelatihan Kewirausahaan dengan Keterampilan Minuman Herbal dan Olahan Jamur. Kegiatan yang berlangsung selama 16-18 November 2020 diselenggarakan oleh UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. 


Ir. Iskandar Ahadiyat, MM, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bangkalan saat memberikan sambutan pada acara pembukaan mengaku berterimakasih kepada UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Jatim yang telah berkenan memberikan pelatihan pada pelaku UMKM di Kabupaten Bangkalan. Ia menjelaskan, bahwa saat ini Kabupaten Bangkalan juga fokus untuk menciptakan wirausaha baru, khususnya dari kalangan santri.  


Pramadavita Andini, M.M dari Widyaiswara UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur saat memberikan paparannya menyampaikan bahwa membuka bisnis memerlukan keberanian, selain itu juga  juga memerlukan perhitungan matang. " Sehingga resiko apapun yang muncul dapat dikelola dengan baik," terang perempuan yang akrab disapa Vita ini. Senin (16/11/2020).


Vita menambahkan, salah satu cara termudah menyiapkan rencana bisnis adalah membuat kerangka atau building block yang terintegrasi dengan baik. Menurutnya, dalam buku Business Model Generation Karya Alex Osterwalder dan Yves Pigneur menuliskan 9 Building Block yang bisa dijadikan acuan untuk membuat rencana bisnis 


Kesembilan blok, tersebut lanjut Vita bangunan yang tergambar dalam kanvas disusun berdasarkan cara kerja otak. " Blok sebelah kanan, didasarkan atas alur kerja otak kanan dan blok kiri berdasar kerja otak kiri," ungkapnya.


Sembilan elemen yang saling terhubung dalam Susunan Business Model Canvas :1. Customer Segments, 2. Customer Relationship, 3. Value Proposition , 4. Channels, 5. Revenue Streams, 6. Key Activities, 7. Key Partners, 8. Resources, dan 9. Cost Structure.


Abdul Rachman Minuman, pemateri lainnya memberikan pengantar terkait minuman-minuman herbal dan dilanjutkan dengan praktik pembutan minuman herbal berupa minuman  rempah, water kefir/minuman probiotik, olahan jamur (minuman kesehatan).


Menurut Abdul Rachman, dalam sesi praktik, para peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk belajar produksi berbagai minuman herbal tersebut. Setelah, malakukan praktik produksi, para peserta juga diarahkan untuk mempromosikan hasil produksinya, kemudian dilanjutkan dengan presentasi kelompok dari hasil praktik.


Syafi'uddin salah satu peserta pelatihan tersebut mengaku senang bisa memiliki kesempatan mengikuti pelatihan. Ia mengaku mendapatkan tambahan ilmu baru untuk pengembangan produk yang dimilikinya. " Kami berhararap Kedepan acara-acara yang melibatkan UMKM seperti ini terus digalakkan, dan semoga ada tindak lanjut dari acara ini, utamanya dari Dinas Koperasi Bangkalan," tukasnya. (Had)


Bagikan:

Komentar