|
Menu Close Menu

Terpilih Dalam Nominasi Penghargaan KPAI, Begini Langkah Pemkab Bondowoso

Kamis, 21 Juli 2022 | 17.39 WIB

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB), Anisatul Hamidah dalam sebuah acara .(Dok/Nang).

Lensajatim.id, Bondowoso - Kabupaten Bondowoso terpilih dalam nominasi penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sebagai kabupaten yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak sebagai generasi bangsa dan pelaporan berbasis Sistem Informasi Monitoring Evaluasi dan Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak. 


Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB), Anisatul Hamidah menerangkan, dengan segala keterbatasan yang ada Dinsos P3AKB tidak bisa bekerja sendiri. Sehingga pihaknya berkolaborasi dengan beberapa institusi seperti Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan Anak (LKP3A) Fatayat.


" Mereka sudah punya pondok konseling di setiap kecamatan. Jadi masyarakat yang mau curhat itu lewat poling namanya," katanya saat dikonfirmasi di ruang Peringgitan Bupati Bondowoso, Kamis (21/7/2022).


Selain LKP3A Fatayat, pihaknya juga menggandeng Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Forum Sebaya dan memberikan pelatihan kepada guru Bimbingan Konseling (BK).


" Jadi anak-anak yang di sekolah mereka bisa curhatnya kepada guru BK. Informasi dari guru BK itulah yang kami tampung," lanjutnya.


Mirisnya, dari sekian banyak kasus kekerasan anak berdasarkan informasi dari guru BK sekolah, ternyata kasus perundungan (bulying) yang paling sering terjadi di lingkup pendidikan.


" Itu (bulying) memang banyak dilaporkan untuk anak-anak remaja," ungkapnya.


Diakuinya bahwa untuk menghentikan kasus kekerasan hingga menjadi nihil tidaklah mudah. Namun terpenting adalah korban kekerasan mendapatkan kepastian kemana mereka mengadu, apa yang bisa diberikan dan upaya pendampingan psikososial. (Nang)

Bagikan:

Komentar