|
Menu Close Menu

Alumni IAIN Madura Doakan Keselamatan Bangsa Indonesia

Rabu, 24 Agustus 2022 | 20.58 WIB

Temu Alumni IAIN Madura Angkatan tahun 2001 di Desa Ombul Kecamatan Tambelengan, Kabupaten Sampang. (Dok/Istimewa)

Lensajatim.id, Sampang- Alumni STAIN Pamekasan yang sekarang menjadi IAIN Madura, Angkatan 2001, kemarin (Minggu 21 Agustus 2022) menggelar temu kerong di Desa Ombul Kecamatan Tambelengan Kabupaten Sampang, Jawa Timur.


Beberapa rangakaian acara dalam temu kerong tersebut, selain istighasah mendoakan agar Indonesia selalu jadi negara yang baldhatun tayyibatun wa rabbun ghafur, sesuai momentum bulan Agustus juga diisi dengan bincang-bincang santai seputar Indonesia hari ini dan yang akan datang. 


Dari bincang-bincang itu, kata Yudik Ainur Rahman, mewakili teman-temannya sebagai jubir, beberapa catatan yang penting diekspose ke publik, intinya mengajak semua elemen agar ke depan lebih mencintai Indonesia. 


Agustus adalah bulan pengingat jasa para pejuang masa lalu, untuk selanjutnya penting dijadikan spirit generasi penerus hari ini agar terus menjaga kemerdekaan ini dan mengisinya dengan hal-hal positif yang jauh lebih bermanfaat untuk Indonesia ke depan.


Pria yang akrab disapa Yuyud, berharap aneka masalah yang lagi menimpa bangsa semoga segera menemukan jalan keluarnya, Misalnya,  dari Kasus Brigadir J semoga keadilan segera tegak. Dijauhkan dari disintegrasi atau pecah belah anak bangsa. Dan termasuk pandemi yang mulai pulih semoga terus membaik. 


" Pastikan kita semua cinta Indonesia, hubbul wathan minal iman," tutupnya. 


Disisi lain, kata H. Baihaqi selaku tuan rumah mengaku senang acara tersebut bisa terlaksana. " Temu ini benar-benar melepas kerong, dan rasanya kami kembali muda seperti masa kuliah dulu," ucapnya.


Walaupun jarak rumah teman-teman jauh menyebar di berbagai Kabupaten di Madura ahirnya sampai juga ke gubuk kami ini, terimakasih atas 'pangestona sadejeh'. 


" Semoga lain kali temu kerrong kita lebih kompak lagi. Terus peduli dan semoga kita mampu jadi solusi dari aneka masalah bangsa yang ada," pungkasnya. (Red).

Bagikan:

Komentar