![]() |
| Drs. H. Jhonny Hardjojo, M.Si, Pimred Koran Kota. (Dok/Istimewa). |
Dari sekian banyak nama yang mengemuka, sosok Drs. H. Johnny Hardjojo, M.Si menarik perhatian. Dikenal sebagai wartawan senior, tokoh komunitas, dan alumni Lemhannas RI, Johnny dikenal sebagai pribadi yang konsisten menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui karya jurnalistik dan pengabdian sosial.
Lahir di Jakarta pada 14 Maret 1959, Johnny memulai karier jurnalistiknya sejak akhir 1970-an di PT Metro Pos Jakarta. Sejak itu, ia terus menapaki jenjang karier hingga menduduki posisi strategis di berbagai media nasional, termasuk sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Harian Umum ABRI, Pemred Tabloid Star News, Berita Kota, hingga korankota.co.id. Saat ini, ia masih aktif sebagai Pemimpin Redaksi di jaringan media Jawa Pos Group.
“Hanya media yang mampu beradaptasi secara teknologi, bisnis, dan etika yang akan tetap relevan di era digital ini,” tegas Johnny dalam keterangannya, Jumat (1/8/2025).
Kegelisahan terhadap kondisi media saat ini, menurutnya, bukan untuk diratapi, melainkan dijawab dengan keterlibatan aktif dan pengabdian. Ia merasa terpanggil untuk membawa semangat pembaruan di tubuh PWI, terutama di tengah tantangan besar bisnis media yang tengah bergeser akibat digitalisasi.
Sebagai alumnus KRA XXXIX Lemhannas RI tahun 2006, Johnny dikenal luas tak hanya sebagai wartawan, tapi juga pemikir kebangsaan. Ia pernah dianugerahi piagam kehormatan dari Gubernur Lemhannas dan Menteri Pendidikan Nasional atas kontribusinya dalam pendidikan kewarganegaraan, serta mendapatkan Brevet TNI dari Panglima TNI Jenderal Moeldoko pada 2015 karena kontribusinya di bidang pemberitaan pertahanan dan keamanan.
Dalam organisasi profesi, rekam jejak Johnny tak diragukan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Pertahanan PWI Pusat (2003–2008), Anggota Dewan Penasihat PWI Pusat (2008–2013), kini menjabat Ketua Dewan Penasihat PWI Jaya (2024–2029) dan Ketua Dewan Kehormatan Forum Pemred Media Siber Indonesia.
Tak hanya dalam dunia pers, Johnny juga aktif di masyarakat. Sejak 1991, ia menjabat sebagai Ketua RW 014 Kelurahan Klender, Jakarta Timur, serta menjadi penggerak kegiatan keagamaan dan sosial melalui Yayasan Masjid An-Nur Buaran Indah, yang telah ia pimpin selama hampir 30 tahun.
Dalam kehidupan pribadi, Johnny adalah sosok ayah dari tiga anak berprestasi. Putrinya, Diah Ayu, alumni LSPR, adalah istri dari Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Anton Firmanto. Putranya, Mayor Dwi Harmanto, adalah perwira aktif TNI lulusan Akmil 2011. Anak bungsunya, dr. Milka Anisya, merupakan dokter lulusan Universitas YARSI dan Magister ARS UPH, yang kini menjadi istri dari Ray Zulham, Ketua Umum Perbati.
“Anak-anak sudah selesai semua. Sekarang saya punya lebih banyak waktu untuk fokus mengabdi pada organisasi,” ujar Johnny, yang juga dikenal sebagai pecinta musik dan seni suara.
Lebih dari 40 tahun berkarya di dunia jurnalistik, Johnny Hardjojo adalah potret wartawan idealis: konsisten, berintegritas, serta rendah hati. Dengan jejak panjang di dunia media, organisasi, dan pengabdian masyarakat, ia menjadi salah satu figur kuat dalam kontestasi Ketua Umum PWI 2025–2030. (Had)


Komentar