|
Menu Close Menu

SK Gubernur Terbit, Syaifuddin Zuhri Akan Segera Dilantik Jadi Ketua DPRD Surabaya

Senin, 04 Mei 2026 | 17.22 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai. (Dok/Bacasaja.id).
Lensajatim.id, Surabaya — DPRD Kota Surabaya memastikan proses pergantian pimpinan segera direalisasikan setelah terbitnya surat keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur. Syaifuddin Zuhri resmi direkomendasikan sebagai Ketua DPRD Surabaya menggantikan almarhum Adi Sutarwijono. 


Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima SK tersebut. DPRD pun langsung menindaklanjuti dengan menggelar rapat Badan Musyawarah (Banmus).


Sekitar pukul 12.00 WIB, pimpinan dan anggota Banmus menyepakati agenda pelantikan. Proses pengucapan sumpah dan janji Ketua DPRD yang baru segera dijadwalkan.


Pelantikan direncanakan berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Prosesi tersebut akan dikoordinasikan dengan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya yang akan memimpin pengambilan sumpah.


Dalam rapat paripurna mendatang, DPRD akan menggelar dua agenda utama. Selain pelantikan Ketua DPRD, juga akan disampaikan keputusan terkait penempatan Anas Karno dalam alat kelengkapan dewan (AKD).


Bahtiyar menjelaskan, usulan pengangkatan pimpinan DPRD telah diajukan sejak 28 April 2026. Pengajuan tersebut disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur melalui Wali Kota Surabaya.


Pada hari yang sama, SK langsung mendapatkan penomoran. DPRD kemudian bergerak cepat untuk menindaklanjuti proses tersebut.


“Kurang dari tiga jam setelah SK keluar, Banmus langsung digelar dan menyepakati jadwal pelantikan pada 6 Mei,” ujarnya.


Sementara itu, terkait posisi Anas Karno di AKD, DPRD masih menunggu keputusan dari internal fraksi. Surat dari DPC PDI Perjuangan disebut telah diterima.


Namun, penempatan akhir masih menunggu surat pengantar resmi dari pimpinan fraksi. Keputusan tersebut akan menentukan posisi Anas Karno di komisi yang akan ditempati.


Dengan percepatan proses ini, DPRD Surabaya berharap roda organisasi dapat kembali berjalan optimal. Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat kinerja lembaga legislatif secara berkelanjutan. (Had) 

Bagikan:

Komentar