![]() |
| Foto: Mobil Innova hitam yang menjadi sarana kendaraan penemuan jenazah perempuan di parkiran T1 Terminal Juanda, Rabu (24/6/2026). |
BANGKALAN, lensajatim.id - Penemuan jenazah seorang perempuan di dalam mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan menggemparkan kawasan Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026).
Korban ditemukan tidak bernyawa di dalam Toyota Innova pelat merah bernomor polisi M 1090 GP yang terparkir di area bandara. Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik setelah video penemuan korban beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat berada di kursi depan kendaraan dalam kondisi tidak bergerak. Di bawah mobil juga tampak cairan berwarna merah yang memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Fakta yang semakin menyita perhatian publik adalah status kendaraan tersebut yang merupakan aset resmi Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan, Ahmat Hafid, membenarkan bahwa mobil tersebut merupakan kendaraan dinas milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP).
“Kalau dari mobilnya memang milik Pemkab Bangkalan, kendaraan operasional DPRKP,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPRKP Bangkalan, Ahmat Roniyun Hamid, mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut terakhir tercatat digunakan oleh Sekretaris DPRKP sejak Senin (22/6/2026). Namun hingga Rabu siang, pejabat yang bersangkutan belum dapat dihubungi.
“Mobil itu digunakan sekretaris, tapi sampai sekarang kami juga belum bisa menghubunginya,” kata Hamid.
Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar. Pasalnya, jenazah ditemukan di dalam kendaraan dinas yang berada di area publik dengan tingkat pengawasan tinggi, sementara pengguna terakhir kendaraan belum memberikan penjelasan terkait keberadaan maupun kronologi kejadian.
Pihak DPRKP menyebut korban saat ini masih menjalani proses autopsi dan identifikasi oleh aparat kepolisian. Hamid juga membantah informasi yang menyebut korban dalam kondisi hamil.
“Informasi itu tidak benar. Kemungkinan karena kondisi tubuh korban yang sudah membengkak,” jelasnya.
Di sisi lain, General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, membenarkan adanya penemuan jenazah perempuan di dalam mobil yang terparkir di Terminal 1. Manajemen bandara, kata dia, mendukung penuh proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat keamanan dan kepolisian.
“Manajemen Bandara Juanda mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas korban, penyebab kematian, maupun sejak kapan korban berada di dalam kendaraan tersebut. Aparat masih melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan untuk mengungkap misteri kematian perempuan yang ditemukan di dalam mobil dinas milik Pemkab Bangkalan itu.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan menunggu penjelasan resmi dari aparat penegak hukum guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat. (Syaiful)


Komentar