![]() |
| Kegiatan penguatan wawasan kebangsaan SMPN 9 Jember.(Dok/Istimewa). |
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik sejak awal masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
Penguatan karakter dinilai penting sebagai pondasi dalam menghadapi berbagai tantangan di era perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.
Kepala SMPN 9 Jember, Khulashah, mengatakan bahwa pendidikan wawasan kebangsaan telah ditanamkan kepada siswa sejak awal mereka memasuki lingkungan sekolah.
“Sejak MPLS sudah ditanamkan wawasan kebangsaan. Tujuannya untuk memperkokoh pondasi karakter siswa dalam menghadapi tantangan ke depan, terutama di era teknologi dan media sosial yang berkembang sangat cepat,” ujarnya.
Khulashah menambahkan, SMPN 9 Jember saat ini juga dipercaya menjadi salah satu sekolah percontohan dalam program moderasi beragama di Jawa Timur.
“SMPN 9 Jember menjadi role model moderasi yang mewakili Kabupaten Jember untuk tingkat Jawa Timur,” jelasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid, yang sekaligus menjadi narasumber dalam penyampaian materi wawasan kebangsaan dan pembinaan karakter bagi para siswa.
Dalam paparannya, Hafid menegaskan bahwa wawasan kebangsaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.
“Anak-anak ini kita bekali dengan peningkatan wawasan kebangsaan serta pembinaan karakter yang baik, sehingga harapannya mereka menjadi generasi yang tangguh dan unggul secara intelektual,” kata Hafid.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai kebangsaan harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda tidak kehilangan jati diri bangsa di tengah derasnya pengaruh global dan media digital. (Eko)


Komentar