> Tangkal Virus Corona, Nasdem Mojokerto Lakukan Penyemprotan Tempat Ibadah Hingga Balai Desa Lensajatim.id
|
Menu Close Menu

Tangkal Virus Corona, Nasdem Mojokerto Lakukan Penyemprotan Tempat Ibadah Hingga Balai Desa

Minggu, 12 April 2020 | 16.22 WIB


lensajatim.id. Mojokerto - Virus Corona atau yang dikenal dengan istilah Covid 19 di Jawa Timur mendapat perhatian sejumlah kalangan. Di Kabupaten Mojokerto, DPD Partai Nasdem ikut andil dalam mencegah penyebaran virus Corona yang semakin meluas dengan melakukan penyemprotan disinfektan disejumlah titik.

Rindhawati,Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Mojokerto menjelaskan bila pihaknya secara rutin tiap hari sabtu-minggu melakukan kegiatan pencegahan penyebaran Covid 19. Kegiatan tersebut, dilakukan secara bergantian sesuai Daerah Pemilihan (Dapil) dengan melibatkan semua kader Partai Nasdem, mulai tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga tingkat Desa.
Politisi perempuan yang akrab disapa Kakak Rinda ini menuturkan, bahwa sabtu-minggu yang lalu, penyemprotan dilakukan di Dapil 3 yang meliputi Trowulan, Puri dan Sooko. " Sedang untuk saat hari ini kita lakukan di Dapil 4 ( Meliputi Kecamatan Jetis, Gedeg, Kemlagi dan Dawar)," terang Rinda saat dikonfirmasi redaksi. Minggu (12/04/2020).

Adapun titiknya lanjut anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini, meliputi Desa Terusan Gedeg,  Balai Desa Jetis, Gereja GSJPDI mlirip-Jetis,  Gereja GKJW serta Masjid lingkungan sekitar. Kemudian Gereja GKJW Dawar dan Masjid lingkungan Sekitar. Dan Gereja GKJW Kemlagi, serta Masjid di daerah sekitar.

" Minggu depan ini giliran Dapil dua, insyaallah kita sisir semua Kecamatan, agar virus corona ini tidak menyebar di Mojokerto," tandas Rinda.

Pihaknya berharap, agar musibah berubah virus Corona ini segera berakhir di Indonesia. Agar masyarakat kembali bisa beraktivitas seperti biasanya. " Semoga virus Corona ini segera selesai, agar kehidupan masyarakat kembali stabil," pungkasnya.

Hingga kemarin,berdasar data yang diperoleh Kabupaten Mojokerto masih masuk kategori daerah kuning dengan jumlah 37 Pasien Dalam Pengawasan ( PDP)  dan 224 Orang Dalam Pemantauan (ODP) (Hady/Lil).

Bagikan:

Komentar