![]() |
| Anwar Sadad bersama relawan G25 Indonesia saat menerima bantuan di Pasar Ki Lemah Duwur, Bangkalan.(Dok/Istimewa). |
Pada tahun 2026, program tersebut menyasar sekitar 110 siswa yang telah melalui proses survei dan identifikasi untuk memastikan kelayakan serta kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
Ketua G25 Indonesia, Dasuki Rahmad, menjelaskan bantuan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah, meliputi alat tulis, tas, sepatu, hingga seragam sekolah. Penyaluran tahap pertama dilakukan kepada sekitar 30 siswa.
"Bantuan yang kami berikan berupa ATK, sepatu, tas, dan juga seragam. Hari ini penyerahan untuk kloter pertama, ada sekitar 30 siswa penerima," ujar Dasuki Rahmad, Selasa (7/7/2026).
Di antara para penerima bantuan, terdapat kisah yang menarik perhatian. Seorang anak bernama Anwar Sadad menerima bantuan tersebut. Meski memiliki nama yang sama dengan Anggota DPR RI, Anwar Sadad yang dimaksud adalah seorang anak yatim asal Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.
Anwar Sadad (12), yang kini naik ke kelas VI di SDN Tajungan, merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Sejak ayahnya meninggal dunia, ia tinggal bersama ibu dan saudara-saudaranya serta menjalani kehidupan dengan segala keterbatasan.
Tahun ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi Anwar. Untuk pertama kalinya ia menerima bantuan perlengkapan sekolah dari G25 Indonesia berupa tas, alat tulis, sepatu, dan seragam merah putih.
Raut bahagia tampak di wajahnya saat menerima bantuan tersebut. Menurutnya, perlengkapan sekolah itu akan sangat membantu dalam menunjang aktivitas belajarnya.
"Saya senang sekali mendapat bantuan dari G25 Indonesia. Terima kasih kepada semua yang sudah membantu saya," ungkap Anwar.
Di balik kehidupan yang sederhana, Anwar menyimpan cita-cita besar. Ia bercita-cita menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) agar dapat mengabdi kepada bangsa sekaligus membanggakan keluarganya.
Bantuan yang diterimanya diharapkan menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih prestasi. Kepedulian terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu seperti Anwar menjadi wujud dukungan nyata agar mereka tetap memiliki kesempatan menggapai masa depan yang lebih baik meski harus menghadapi keterbatasan ekonomi dan kehilangan sosok ayah.
Sementara itu, Kepala Desa Tajungan, Kusumaningsih, membenarkan bahwa Anwar Sadad merupakan warga Desa Tajungan. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada G25 Indonesia atas kepeduliannya terhadap warganya.
"Semoga bantuan dari teman-teman G25 ini bermanfaat untuk warga kami," tuturnya.
Program bantuan pendidikan yang dijalankan G25 Indonesia diharapkan mampu meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus memotivasi para siswa untuk terus melanjutkan pendidikan dan mewujudkan cita-cita mereka.(Fiq/Had)


Komentar