|
Menu Close Menu

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Apresiasi Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Jaringan Internasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 22.15 WIB

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H.Musaffa' Safril.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Surabaya – Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI atas keberhasilan mengungkap penyelundupan 3.371,4 kilogram atau sekitar 3,37 ton bunga/pucuk cannabinoid marijuana asal Thailand yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Priok.


Keberhasilan tersebut merupakan hasil operasi gabungan Bea Cukai dan BNN RI yang melibatkan Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Bea Cukai Tanjung Priok, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I, Kanwil Bea Cukai Jawa Barat, Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah, Kanwil Bea Cukai Jakarta, Bea Cukai Gresik, Bea Cukai Purwakarta, dan Bea Cukai Cikarang.


Pengungkapan kasus bermula dari hasil analisis intelijen tim gabungan terhadap sebuah kontainer asal Thailand yang berisi tumpukan koper. Dari hasil surveillance dan pendalaman, petugas menemukan modus penyamaran (false concealment) dengan menyembunyikan narkotika di dalam koper serta gulungan matras lateks. Operasi kemudian dikembangkan melalui controlled delivery hingga berhasil mengamankan empat truk pengangkut di wilayah Gresik dan Purwakarta.


Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti berupa ganja seberat 3.371,4 kilogram, terdiri atas sekitar 1.605 kilogram yang disembunyikan di dalam koper dan sekitar 1.766,4 kilogram di dalam matras lateks. Penindakan tersebut diperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika sekaligus mengurangi potensi beban biaya rehabilitasi negara hingga Rp4,585 triliun.


Ketua PW GP Ansor Jawa Timur menilai keberhasilan ini merupakan penyelamatan jutaan anak bangsa dari ancaman kejahatan narkotika yang semakin terorganisasi dan menggunakan berbagai modus baru untuk mengelabui aparat.


"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai dan BNN RI atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja jaringan internasional. Ini bentuk nyata penyelamatan jutaan anak bangsa dari ancaman narkotika," ujarnya.


Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak boleh mengenal kompromi.


"Siapa pun yang menjadikan generasi muda sebagai sasaran bisnis haram narkotika adalah musuh bangsa. Kami mendukung penuh langkah aparat untuk memburu dan memutus seluruh mata rantai jaringan narkotika, mulai dari pelaku lapangan hingga aktor intelektual yang berada di balik jaringan internasional tersebut."


Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan pentingnya sinergi antarlembaga, penguatan intelijen, pemanfaatan teknologi, serta pengawasan yang berkelanjutan dalam menghadapi kejahatan transnasional yang terus berkembang.


PW GP Ansor Jawa Timur juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan seluruh kader Ansor-Banser, untuk memperkuat ketahanan sosial terhadap bahaya narkotika melalui edukasi, pengawasan lingkungan, dan kepedulian bersama.


"Menjaga generasi dari narkotika adalah ikhtiar menjaga masa depan Indonesia. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi bandar narkoba di negeri ini. Melindungi generasi bangsa adalah harga mati," tegasnya.


PW GP Ansor Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap langkah pemerintah, Bea Cukai, BNN, TNI, Polri, dan seluruh aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran gelap narkotika demi mewujudkan Indonesia yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba. (Had) 

Bagikan:

Komentar