![]() |
| PMII D.I Yogyakarta saat menggelar forum dialog bersama Wali Kota Yogyakarta di Balai Kota Yogyakarta.(Dok/Istimewa). |
Forum tersebut menjadi perhatian karena dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur D.I. Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X.
Pertemuan ini membahas berbagai persoalan lingkungan perkotaan yang dinilai semakin mendesak untuk segera ditangani secara sistematis dan berkelanjutan.
Ketua PC PMII D.I. Yogyakarta, Muh Faisal, menyampaikan bahwa PMII menempatkan diri sebagai mitra kritis sekaligus strategis pemerintah daerah.
Ia menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mengawal isu lingkungan hidup sebagai bagian dari perjuangan mewujudkan keadilan ekososial bagi masyarakat Kota Yogyakarta.
Dalam forum tersebut, pihaknya menyoroti kondisi ekologis perkotaan yang dinilai berada pada titik mengkhawatirkan.
Beberapa persoalan utama yang disampaikan antara lain pencemaran sungai akibat sanitasi yang belum optimal, lemahnya pengawasan limbah rumah tangga dan usaha kecil, serta persoalan pengelolaan sampah yang belum memiliki solusi permanen.
Menurutnya, persoalan tersebut menuntut evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan lingkungan dan tata kelola sampah di Kota Yogyakarta.
Sebagai bentuk kontribusi konkret, PC PMII D.I. Yogyakarta menyerahkan dokumen policy brief kepada Wali Kota Yogyakarta.
Dokumen tersebut berisi rekomendasi kebijakan teknis dan strategis yang dirumuskan sebagai tawaran solusi atas persoalan lingkungan perkotaan.
Penyerahan policy brief dilakukan langsung oleh Ketua PC PMII D.I. Yogyakarta dan disaksikan oleh Wakil Gubernur D.I. Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengapresiasi inisiatif dan kajian yang disampaikan PMII.
Ia menyatakan bahwa masukan tersebut sangat bermanfaat sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan lingkungan yang lebih tepat sasaran.
Pemerintah Kota Yogyakarta, kata Hasto, terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan kelompok pemuda dan mahasiswa dalam upaya memperbaiki tata kelola lingkungan.
Kehadiran Wakil Gubernur D.I. Yogyakarta dalam forum tersebut dinilai menjadi sinyal kuat pentingnya sinergi antara intelektual muda dan pengambil kebijakan demi masa depan lingkungan Yogyakarta yang lebih sehat dan berkelanjutan. (AB)


Komentar