|
Menu Close Menu

Anggota DPD RI Lia Istifhama Perkuat Sinergi dengan Muslimat NU Wonocolo

Jumat, 20 Maret 2026 | 21.35 WIB

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat silaturahim dengan jajaran Muslimat NU Wonocolo di SD Taquma, Surabaya. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya– Menjelang Hari Raya Idulfitri, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan kunjungan daerah pemilihan (dapil). Salah satunya dilakukan dengan bersilaturahmi bersama jajaran Muslimat NU Wonocolo di SD Taquma, Surabaya, Kamis (19/3/2026).


Kegiatan bertajuk “Jalin Ukhuwah Raih Berkah” tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Nuansa kebersamaan begitu terasa, mencerminkan semangat Idulfitri sebagai momen memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.


Dalam kunjungannya, Lia tidak hanya menjalin silaturahmi, tetapi juga menyerap berbagai aspirasi, khususnya dari kalangan Muslimat NU dan pengelola lembaga pendidikan di wilayah Wonocolo. Dialog interaktif pun mengemuka, membahas penguatan lembaga pendidikan, musala, hingga langgar sebagai pusat aktivitas keagamaan masyarakat.


Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya KH Muhaimin, KH Abdul Kholiq Nur, KH Ahmad Syarif, Haji Zaini, Nyai Fatimah, Nur Rohmatul Izza selaku Kepala SD Taquma, Dra. Hj. Mahmudah (Penasehat PAC Muslimat NU Wonocolo), Hj. Artika Nur Farida (Ketua PAC Muslimat NU Wonocolo), serta Bu Nyai Syukron Djozilan bersama jajaran pengurus lainnya.


Lia Istifhama mengapresiasi peran aktif Muslimat NU dalam memperkuat ketahanan sosial dan pendidikan di tingkat akar rumput. Menurutnya, Ramadan dan Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk membangun kedekatan emosional sekaligus menyatukan visi pemberdayaan masyarakat.


“Silaturahmi di momen Idulfitri bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana untuk memperkuat ukhuwah dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa setiap amanah jabatan harus dimanfaatkan untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi dalam memperjuangkan kemaslahatan umat.


“Kesempatan yang kita miliki hari ini adalah untuk berbuat kebaikan. Mari kita gunakan untuk saling mendukung dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.


Lebih lanjut, Lia membuka ruang kolaborasi program pemberdayaan, khususnya yang melibatkan perempuan dan lembaga pendidikan berbasis masyarakat. Menurutnya, sinergi antara tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan lembaga pendidikan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan sosial yang berkelanjutan.


“Muslimat NU memiliki peran strategis dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga. Jika kita bergerak bersama, dampaknya akan lebih luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.


Kegiatan silaturahmi ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara wakil daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendorong kesejahteraan umat di Jawa Timur. (Red) 

Bagikan:

Komentar