|
Menu Close Menu

Program MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita, SPPG Pancoran Salurkan Asupan Gizi ke 9 Posyandu

Senin, 16 Maret 2026 | 13.58 WIB

Penyaluran MBG di Posyandu oleh SPPG Pancoran.(Dok/Istimewa). 
Bondowoso, Lensajatim.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Pancoran, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui jaringan posyandu di desa setempat, Senin (16/3/2026).

Penyaluran bantuan gizi tersebut dilakukan di sejumlah posyandu, salah satunya Posyandu Mangga, dengan sasaran kelompok B3 yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus pencegahan stunting sejak dini.


Ahli Gizi SPPG Pancoran, Nabila Diana Kholidah, menjelaskan bahwa menu makanan bergizi disiapkan secara terencana dan didistribusikan secara berkala kepada para penerima manfaat.


“Untuk kegiatan hari ini, Senin 16 Maret 2026, kami menyalurkan paket makanan bergizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui Posyandu Mangga,” ujarnya.


Ia menuturkan, setiap paket makanan disusun dengan komposisi gizi seimbang yang terdiri dari sumber karbohidrat, protein, serta buah-buahan sebagai pelengkap vitamin.


Pada penyaluran kali ini, menu yang diberikan untuk tiga hari ke depan antara lain potato wedges, ayam ungkep, tempe ungkep, abon ayam, serta buah anggur muscat.


Selain itu, terdapat variasi menu lain yang juga disiapkan seperti roti meses, telur bebek, edamame, apel fuji, hingga brownies, kue kacang, kurma, dan buah pir.


“Menu biasanya kami berikan secara rapel. Hari Senin untuk kebutuhan Senin hingga Rabu, sedangkan Kamis diberikan untuk Kamis sampai Sabtu,” jelas Nabila.


Secara keseluruhan, program MBG di Desa Pancoran menjangkau 353 penerima manfaat yang tersebar di 9 posyandu di seluruh dusun desa tersebut.


Sementara itu, Ali Hasan Mun’im, penanggung jawab SPPG Pancoran, menegaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui pemenuhan gizi yang cukup.


Menurutnya, pemberian makanan bergizi bagi ibu hamil dan menyusui memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya mencegah stunting dan gizi buruk, menjaga kesehatan ibu serta perkembangan janin, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI bagi bayi.


“Kami berharap program MBG yang disalurkan SPPG Pancoran kepada ibu hamil dan ibu menyusui di Desa Pancoran benar-benar memberikan manfaat, terutama dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mendukung pencegahan stunting,” ujar Ali Hasan yang juga Tenaga Ahli DPR RI. 


Ketua BPP HIPKA dan Wakil Ketua Komite Tetap Pembiayaan Fiskal Perumahan Kadin Indonesia, menambahkan bahwa keberlanjutan program pemenuhan gizi menjadi salah satu langkah penting dalam membangun generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan. (Had) 

Bagikan:

Komentar