|
Menu Close Menu

Kado Harlah ke-76, GP Ansor Jatim Serahkan Denwatser ke Fatayat NU

Sabtu, 25 April 2026 | 21.02 WIB

Proses penyerahan Denwatser ke Fatayat NU Jatim oleh PW GP Ansor Jatim di Surabaya. (Dok/PW GP Ansor Jatim).
Lensajatim.id, Surabaya — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur menyerahkan Detasemen Wanita Serbaguna (Denwatser) kepada Fatayat Nahdlatul Ulama Jawa Timur sebagai kado istimewa dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU. Penyerahan berlangsung di Aula Graha Ansor, Sabtu (25/4/2026).


Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua PW GP Ansor Jatim, Musaffa Safril, didampingi Kasatkorwil Banser Riza Ali Faizin, kepada Ketua PW Fatayat NU Jatim, Siti Maulidah.


Musaffa Safril mengungkapkan, keputusan meleburkan Denwatser ke dalam Garda Fatayat NU bukan hal yang mudah. Pasalnya, Denwatser selama ini telah menjadi bagian penting dalam keluarga besar Ansor Banser.


“Secara pribadi tentu berat melepas Denwatser. Namun, melihat kepentingan yang lebih besar serta belum adanya pijakan aturan yang jelas, maka langkah terbaik adalah meleburkan sahabat-sahabat Denwatser ke dalam Garda Fatayat NU,” ujarnya.


Ia menambahkan, langkah ini diharapkan menjadi fondasi penguatan kelembagaan, baik di tingkat wilayah maupun cabang. Dengan demikian, pimpinan di daerah dapat menindaklanjuti kebijakan tersebut secara konkret dan bijaksana, khususnya dalam memperkuat peran kader perempuan.


Menurutnya, momentum ini menjadi simbol sinergi antara Ansor dan Fatayat NU dalam menjaga nilai-nilai ke-NU-an, kebangsaan, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Terlebih, pemberdayaan perempuan dinilai menjadi bagian penting dalam pembangunan sosial di Jawa Timur.


Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Jatim, Siti Maulidah, menyambut baik peleburan Denwatser sebagai kado istimewa dalam Harlah ke-76 Fatayat NU.


“Peleburan Denwatser menjadi kado terindah. Di usia ke-76 ini, bukan hanya penguatan kelembagaan, tetapi juga peneguhan peran perempuan dalam pengabdian kepada Nahdlatul Ulama dan masyarakat,” ungkapnya.


Dengan langkah ini, sinergi antara GP Ansor dan Fatayat NU diharapkan semakin solid, sekaligus memperkuat kontribusi organisasi dalam membangun masyarakat yang inklusif, berdaya, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. (Red) 

Bagikan:

Komentar