![]() |
| Kegiatan Halal Bihalal Alumni PMII di Yayasan Khadijah Surabaya.(Dok/Istimewa). |
Mengusung tema “Sambung Roso, Sambung Doa; Kembali ke Akar, Menguatkan Langkah Pergerakan,” acara berlangsung di lokasi bersejarah yang dikenal sebagai salah satu titik lahir PMII. Nuansa kekeluargaan begitu terasa ketika para alumni lintas generasi saling bertemu, berbagi pengalaman, dan memperkuat komitmen kebersamaan.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya RKH Mujahid Ansori, Abdullah Sani, Suis Qoim Abdullah, Rubaidi, anggota DPD RI AA Ahmad Nawardi, serta anggota DPR RI Dapil Madura Slamet Ariyadi. Kehadiran para tokoh senior menambah semangat kebersamaan sekaligus mempertegas besarnya kontribusi alumni PMII dalam berbagai sektor strategis.
Tak hanya itu, banyak alumni PMII yang kini aktif sebagai anggota DPRD kabupaten/kota, penyelenggara pemilu, akademisi, hingga tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Jawa Timur juga turut ambil bagian.
Ketua panitia, Abdul Manab, menegaskan bahwa kehadiran para senior menjadi suntikan semangat tersendiri bagi kader muda maupun alumni.
“Kehadiran para sesepuh dan senior membuktikan bahwa ikatan emosional alumni PMII tidak pernah luntur oleh waktu,” ujar Abdul Manab.
Mantan Presiden BEM IAIN Sunan Ampel Surabaya menuturkan kalau forum tersebut bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan juga ruang strategis untuk memperkuat solidaritas serta merawat nilai-nilai perjuangan PMII di tengah dinamika zaman.
Dalam suasana penuh kebersamaan, para alumni menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan. Kebersamaan dinilai sebagai fondasi utama agar alumni PMII tetap mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Rangkaian acara diawali dengan tahlil bersama untuk para pendiri dan tokoh PMII yang telah wafat, dilanjutkan sambutan para senior, serta dialog santai yang membahas perjalanan masa lalu, tantangan masa kini, dan masa depan organisasi.
Pertemuan ditutup dengan seruan bersama untuk terus menjaga soliditas jejaring alumni, memperkuat peran sosial, serta melanjutkan semangat perjuangan PMII sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa.
Melalui momentum ini, alumni PMII menunjukkan bahwa persaudaraan yang terbangun sejak masa pergerakan kampus tetap hidup, relevan, dan menjadi kekuatan besar dalam merawat nilai keislaman, kebangsaan, serta perubahan sosial yang konstruktif. (Red)


Komentar