|
Menu Close Menu

Napak Tilas 123 KM, Ansor Gelar Gowes Bangkalan–Jombang, Ketum Addin Pastikan Pakai Sepeda Manual

Jumat, 24 April 2026 | 20.42 WIB


Lensajatim.id, Surabaya— Gerakan Pemuda Ansor akan menggelar kegiatan gowes napak tilas bertajuk Bangkalan–Jombang sejauh 123 kilometer pada Ahad (26/4/2026). Agenda ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Harlah ke-92 GP Ansor yang diperkirakan diikuti ribuan kader, masyarakat umum, hingga komunitas sepeda.


Rute panjang tersebut akan melintasi enam wilayah, mulai dari Kabupaten Bangkalan, Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, hingga berakhir di Kabupaten Jombang. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga sarat nilai historis sebagai upaya mengenang jejak perjuangan para pendiri Nahdlatul Ulama.


Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka luas bagi publik. Ia bahkan memastikan akan mengikuti seluruh rute menggunakan sepeda pancal manual jenis road bike, bukan sepeda listrik.


“Saya gowes penuh dari Bangkalan sampai Jombang menggunakan sepeda manual. Ini bagian dari upaya meresapi perjuangan para muassis NU dan Ansor,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).


Menurut Addin, terdapat dua agenda utama dalam rangkaian Harlah ke-92 ini. Selain gowes napak tilas, juga digelar ziarah kubro ke sejumlah makam ulama pendiri Nahdlatul Ulama, di antaranya makam Syaikhona Kholil di Bangkalan serta KH Abdul Wahab Chasbullah di Tambakberas, Jombang.


Ia menekankan, kegiatan ini tidak semata olahraga, melainkan juga sarana merawat ingatan kolektif kader terhadap perjuangan ulama. Ziarah menjadi ruang penguatan spiritual dan historis, sementara gowes mencerminkan semangat gerak aktif pemuda dalam menjaga persatuan dan energi kebangsaan.


“Ziarah kubro meneguhkan hubungan spiritual kader dengan para muassis. Sedangkan gowes menjadi simbol energi dan kebersamaan pemuda,” jelasnya.


Lebih lanjut, Addin menyebut perpaduan antara olahraga dan ziarah diharapkan mampu menarik minat generasi muda melalui pendekatan yang lebih relevan, sekaligus mempererat kolaborasi lintas komunitas.


Kegiatan ini juga menjadi bagian dari konsolidasi kader muda NU dalam memperkuat nilai keislaman dan kebangsaan secara inklusif dan produktif. Melalui momentum Harlah ke-92 yang mengusung tema “Satukan Energi Pemuda Indonesia”, GP Ansor menegaskan perannya dalam membangun karakter generasi muda yang religius, nasionalis, dan berdaya saing.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan komitmen Ansor dalam membangun pemuda yang tangguh dan berkontribusi bagi bangsa,” pungkas Addin. (Had) 

Bagikan:

Komentar