![]() |
| Anggota DPD RI Lia Istifhama dalam sebuah wawancara dengan wartawan.(Dok/Istimewa). |
Dalam keterangannya, Lia menekankan bahwa gotong royong merupakan kekuatan utama bangsa yang tetap relevan di tengah berbagai tantangan zaman. Menurutnya, peringatan Dies Natalis GMNI tidak hanya menjadi ajang refleksi, tetapi juga momentum memperkuat komitmen kebangsaan.
“Semangat gotong royong adalah kekuatan bangsa yang tak lekang oleh waktu. Dalam momentum Dies Natalis GMNI ke-72 ini, mari kita teguhkan kembali komitmen untuk mewujudkan cita-cita luhur Pasal 33 UUD 1945,” ujarnya.
Ia menjelaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, peran organisasi mahasiswa seperti GMNI dinilai strategis dalam mengawal implementasi nilai tersebut di tengah dinamika pembangunan nasional.
Lebih lanjut, Lia mendorong GMNI untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam perjuangan ideologi dan penjaga nilai-nilai kebangsaan. Ia juga berharap GMNI mampu melahirkan gagasan serta aksi nyata yang berdampak bagi kemajuan bangsa.
“Teruslah menjadi garda terdepan dalam perjuangan ideologi, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta menghadirkan perubahan nyata untuk Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” tambahnya.
Sebagai organisasi mahasiswa yang telah berdiri sejak 23 Maret 1954, GMNI diharapkan terus konsisten mencetak kader-kader bangsa yang berintegritas, berkarakter, serta memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan rakyat.
“Jayalah selalu GMNI!” pungkas Lia. (Red)


Komentar