![]() |
| Pelepasan program mudik gratis angkutan laut Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Umum Gresik. (Dok/Istimewa). |
Program mudik gratis ini merupakan inisiatif Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 106 Tahun 2026. Salah satu rute yang dilayani adalah Gresik–Bawean pulang-pergi, yang setiap tahunnya menjadi jalur vital bagi masyarakat kepulauan.
Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik, Capt. Herbert E.P. Marpaung, menyampaikan bahwa tahun ini tersedia kuota sebanyak 3.800 tiket gratis bagi pemudik di rute tersebut. Menurutnya, program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan kebahagiaan mudik dengan lebih mudah, sekaligus mempererat kebersamaan dengan keluarga di kampung halaman,” ujarnya dalam sambutan.
Ia juga mengingatkan para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Penumpang diminta mematuhi aturan di atas kapal, menghindari praktik percaloan, serta tidak membawa barang berbahaya seperti petasan maupun senjata tajam.
Hal tersebut sejalan dengan tema Posko Angkutan Lebaran 2026, yakni “Mudik Nyaman Bersama, Bersama Raih Kemenangan Jaga Keselamatan,” yang menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanan.
Capt. Herbert menegaskan, pihaknya bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menyukseskan penyelenggaraan angkutan laut Lebaran dengan mengedepankan prinsip keselamatan tanpa kompromi atau zero tolerance for safety.
“Kami ingin memastikan seluruh pengguna jasa transportasi laut di wilayah Gresik mendapatkan pelayanan terbaik, sehingga perjalanan mudik berlangsung lancar, aman, dan menyenangkan,” pungkasnya. (Sid)


Komentar