|
Menu Close Menu

Alumni Ponpes Al Hikam Perkuat Nilai Kesantrian dan Kemandirian Ekonomi Lewat Kegiatan Halal Bi Halal

Selasa, 24 Maret 2026 | 15.56 WIB

Kegiatan Halal Bi Halal ke XV dan Pelantikan Ikatan Alumni Al Hikam Periode 2026-2028. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Bangkalan– Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bi Halal ke XV yang dirangkai dengan pelantikan pengurus Ikatan Alumni Pondok Pesantren Al Hikam Burneh, Bangkalan, Selasa (24/03/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran alumni dalam kehidupan sosial dan pemerintahan.

Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar kepada seluruh alumni agar senantiasa menjaga keterikatan dengan pesantren sebagai sumber nilai dan keberkahan. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kesantrian seperti keikhlasan, kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjalankan amanah publik.


“Perjuangan seorang santri tidak berhenti ketika keluar dari pesantren. Justru di tengah masyarakat, nilai-nilai kesantrian harus tetap hidup sebagai landasan dalam melayani rakyat dengan adil dan penuh integritas,” ujarnya.


Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam, H. Sirojul Umam Nuruddin, mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antara guru dan murid yang bersifat abadi. Menurutnya, ikatan tersebut tidak akan terputus oleh waktu maupun jarak.


“Hubungan guru dan murid adalah hubungan abadi yang tak lekang oleh waktu,” tuturnya, disambut khidmat oleh para hadirin.


Ketua Umum terpilih pengurus Ikatan Alumni Al Hikam, Fathur Rahman, M.Pd., dalam kesempatan yang sama memaparkan arah baru organisasi alumni dengan menghadirkan inovasi melalui pembentukan biro UMKM. Langkah ini diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan ekonomi alumni, termasuk melalui partisipasi aktif dalam program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur.


Ia menekankan bahwa kekuatan alumni tidak hanya terletak pada ikatan emosional, tetapi juga pada kemampuan untuk saling menguatkan secara ekonomi demi memperluas kebermanfaatan di tengah masyarakat.


“Sebagai bagian dari keluarga besar Al Hikam, kita tidak perlu menunggu undangan formal untuk hadir dalam setiap kegiatan. Kebersamaan ini adalah panggilan hati,” ungkapnya yang disambut antusias.


Lebih lanjut, ia berharap alumni pesantren dapat terus berperan strategis dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang beretika dan berorientasi pada kemaslahatan. Ia juga mengajak seluruh alumni untuk tetap menjadi “santri muttasil”, yakni alumni yang meski telah meninggalkan pesantren, tetap terhubung erat secara spiritual dan nilai.


Kegiatan yang dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan alumni dan simpatisan ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Momen tersebut dimanfaatkan para alumni untuk saling bersalaman, berbagi cerita, serta mengenang masa-masa kebersamaan di pesantren.


Halal bi halal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga simbol kuatnya ikatan kekeluargaan dan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai luhur pesantren di tengah dinamika kehidupan modern. (Fiq) 

Bagikan:

Komentar