|
Menu Close Menu

Momentum Mudik Lebaran, Gus Firman Perkuat Silaturahmi Bani Walisongo di Madura

Rabu, 25 Maret 2026 | 14.58 WIB

Kegiatan silaturahmi keluarga besar Bani Walisongo di Pamekasan.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Pamekasan– Momentum mudik Lebaran 2026 dimanfaatkan Firman Syah Ali atau Gus Firman untuk merajut kembali silaturahmi keluarga besar Bani Walisongo melalui serangkaian kegiatan keagamaan dan kultural di wilayah Madura.


Keponakan Mahfud MD tersebut mengawali rangkaian kegiatan dengan menggelar halal bihalal keluarga besar Bani Mahmuddin (Bani MD) di Hotel Puteri Pamekasan pada 22 Maret 2026.


Acara yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri sejumlah tokoh keluarga, termasuk Mahfud MD serta Munsib Bani Walisongo Abdul Hamid Roqib Suryodirjo yang memberikan tausiyah Idulfitri sekaligus membacakan manaqib nasab keluarga hingga tersambung ke Walisongo.


“Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam merajut kembali silaturahmi Bani Walisongo, khususnya melalui halal bihalal Bani Mahmuddin,” ujar Gus Firman.


Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan silaturahmi ke Patobin Bani Pancoran di Desa Kadur, Kabupaten Pamekasan. Dalam kunjungan tersebut, Gus Firman bersama keluarga menelusuri jejak genealogis yang menghubungkan nasab keluarga dengan trah kerajaan Mataram.


Selain itu, rombongan juga melakukan ziarah ke makam Bhuju’ Mataram di Pademawu yang dikenal sebagai salah satu leluhur penyebar dakwah Islam di wilayah tersebut.


Pada malam harinya, Gus Firman melanjutkan agenda dengan sowan ke Patobin Agung Rabah di Pademawu. Kegiatan tersebut disambut oleh pengasuh pondok pesantren setempat, Abdul Hamid Madani, dan ditutup dengan ziarah ke makam Bhuju’ Agung Rabah.


Kegiatan silaturahmi berikutnya dilaksanakan melalui ziarah ke makam Agung Toronan di Kelurahan Kowel pada 24 Maret 2026. Agenda ini dihadiri sejumlah tokoh keluarga, di antaranya Suadi Musyahari dan Muh Sufandi.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Gus Firman bersama keluarga melakukan silaturahmi ke keluarga Keraton Sumenep yang masih memiliki keterkaitan nasab dari jalur Entol Bungsoh Batuampar. Pertemuan tersebut juga dihadiri para tokoh dan pegiat sejarah keluarga keraton.


Gus Firman menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas tradisi Lebaran, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan spiritual dan historis para leluhur.


“Saya berkomitmen untuk terus merajut silaturahmi Bani Walisongo secara istiqomah, tidak hanya pada momen Lebaran, agar nilai-nilai dakwah para leluhur dapat terus diwariskan lintas generasi,” ujarnya.


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan ikatan kekeluargaan dan nilai-nilai keislaman yang diwariskan para ulama terdahulu dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Madura dan Jawa Timur. (Man) 

Bagikan:

Komentar