|
Menu Close Menu

KNPI Sumenep Gelar Bazar Murah di Empat Titik

Selasa, 27 Oktober 2026 | 13.10 WIB

 

Kegiatan Bazar Murah DPD KNPI Kabupaten Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep-Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan Bazar Murah yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Oktober 2026.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di empat titik, yakni Kecamatan Lenteng, Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Dungkek, serta di Kantor DPD KNPI Sumenep. Bazar murah ini menjadi bagian dari upaya KNPI untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran pemuda dalam kehidupan sosial.


Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok disediakan dengan harga terjangkau, meliputi beras medium SPHP seharga Rp11.700 per kilogram, Minyak Kita seharga Rp15.700 per liter, serta telur seharga Rp22.000 per kilogram.


Penanggung jawab pelaksanaan Bazar Murah, Joko Saifurrijal, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga merupakan wujud kepedulian pemuda terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.


“Momentum Hari Sumpah Pemuda harus kita maknai dengan kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui bazar murah ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemuda tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mengambil peran dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat,” ujar Joko Saifurrijal.


Ia menjelaskan, komoditas yang disediakan dalam bazar murah tersebut meliputi beras medium SPHP dengan harga Rp11.700 per kilogram, Minyak Kita Rp15.700 per liter, dan telur Rp22.000 per kilogram.


“Dalam bazar murah ini, kami menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan agar dapat dijangkau masyarakat. Kami berharap kegiatan ini bisa membantu meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian pemuda terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.


Menurut Joko, pelaksanaan bazar murah di sejumlah kecamatan merupakan upaya untuk mendekatkan kegiatan KNPI kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kolaborasi antara pemuda dan berbagai elemen masyarakat.


Rangkaian kegiatan Bazar Murah tersebut akan ditutup pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda, yang akan digelar di Lapangan LKS Gotong Royong, Kabupaten Sumenep.


Pada malam puncak tersebut, agenda utama yang akan dilaksanakan adalah Pembacaan Ikrar Trimatra Pemoeda Soengenep 2026. Agenda ini diharapkan menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen pemuda Sumenep terhadap persatuan, kebangsaan, dan tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.


Joko Saifurrijal menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan melalui tindakan konkret, bukan sekadar diperingati setiap tahun. Pemuda memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman.


Melalui rangkaian kegiatan ini, DPD KNPI Sumenep berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 dapat menjadi ruang konsolidasi gerakan pemuda yang lebih dekat dengan masyarakat, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mendorong kontribusi nyata generasi muda bagi kemajuan Kabupaten Sumenep.


Bazar murah dan Pembacaan Ikrar Trimatra Pemoeda Soengenep 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang sejarah perjuangan masa lalu, melainkan juga tentang komitmen generasi muda hari ini untuk terus bekerja, mengabdi, dan berkontribusi bagi masyarakat, daerah, serta bangsa Indonesia. (Red) 

Bagikan:

Komentar