![]() |
| Kegiatan Socialpreneur Celebration: Puncak Karsa di Hall KH. Moh. Said dalam rangka penutupan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang.(Dok/Istimewa). |
Acara penutupan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Lebih dari sekadar seremoni, momentum ini menjadi ajang apresiasi bagi mahasiswa yang selama beberapa minggu terakhir telah mengabdi di desa-desa seantero Malang Raya.
PJ Acara, Dr. Ratna Fajarwati Meditama, M.Pd., menuturkan bahwa tema Puncak Karsa: Socialpreneur Celebration diangkat untuk menampilkan kreativitas sekaligus semangat kewirausahaan sosial para mahasiswa.
“Melalui gebyar ini, kita bisa melihat bahwa KKN-T bukan hanya tentang belajar di desa, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa berperan sebagai agen perubahan yang membawa energi positif, inovasi, dan solusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Vibes yang kita hadirkan di sini bukan hanya meriah, tetapi juga inspiratif, kolaboratif, dan penuh harapan,” ujarnya.
Kepala LPPM Unira Malang, Abdillah U. Djawahir, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi panggung bagi ide-ide brilian mahasiswa. Ia menyoroti tiga program unggulan KKN-T tahun ini, yakni ketahanan pangan, digitalisasi, dan kolaborasi lokal.
“Alhamdulillah, tema besar kita Memperkokoh Ekosistem Social Enterprise Masyarakat Desa mendapat dukungan luas dari para pemangku kepentingan di desa. Harapannya, community development yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” katanya.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unira Malang, Dr. Yusuf Azwar Anas, SE., MM., menilai KKN-T kali ini sebagai terobosan penting dalam membumikan kewirausahaan sosial.
“Gerakan bersama antara stakeholder dan Unira Malang dalam membangun desa menjadi kunci untuk mengurai persoalan yang ada. Desa adalah episentrum pembangunan, sehingga jika desa sejahtera, bangsa pun akan sejahtera,” tutur Dr. Yusuf.
Rektor Unira Malang, KH. Imron Rosyadi Hamid, SE., M.Si., Ph.D., yang akrab disapa Gus Rektor, mengapresiasi kerja keras mahasiswa serta respons positif masyarakat.
“Saya sempat mengunjungi salah satu desa lokasi KKN-T. Respons masyarakat dan stakeholder di sana sangat baik. Kegiatan ini benar-benar membawa dampak positif dan menjadi bukti implementasi nyata ilmu serta keterampilan mahasiswa,” tegasnya.
Acara ditutup dengan penampilan kreatif mahasiswa serta sesi refleksi bersama, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan dan tekad untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat. (Ab/Had)


Komentar