|
Menu Close Menu

Kolaborasi Penyuluh Kemenag dan Kementerian Haji–Umrah Gelar Seminar Inspirasi Haji di Surabaya

Selasa, 23 Desember 2025 | 05.48 WIB

Kolaborasi Penyuluh Kemenag dan Kementerian Haji dan Umrah menggelar seminar bertajuk Inspirasi Haji di Surabaya.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya— Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kota Surabaya Bidang Haji dan Umrah bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah menggelar seminar bertajuk Inspirasi Haji di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Jalan Pregolan Bunder No. 6–8, Surabaya, Minggu (21/12/2025).


Kegiatan ini diikuti jamaah Majelis Taklim wilayah Surabaya Barat serta para Penyuluh Agama Islam Bidang Haji dan Umrah. Sejumlah tokoh hadir dalam seminar tersebut, di antaranya H. Nur Salam, H. Rasyid Ridho, Prof. H. Mukhrojin, serta jajaran anggota Pokjaluh Kementerian Agama Kota Surabaya.


Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Surabaya, Hj. Sururil Faizin, M.Pd.I, mengatakan seminar ini merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Haji dan Umrah dengan para Penyuluh Agama Islam dalam memberikan edukasi yang komprehensif kepada masyarakat terkait ibadah haji.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman yang benar kepada umat Muslim tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, termasuk proses administrasi, regulasi, hingga gambaran biaya yang harus dipersiapkan,” ujarnya dalam sambutan.


Ia menambahkan, penyuluhan yang tepat diharapkan mampu membantu calon jamaah dalam merencanakan ibadah haji secara matang, baik dari sisi spiritual maupun kesiapan finansial.


Salah satu pemateri, H. Hasan El Juney, Penyuluh Agama Islam Bidang Haji dan Umrah, menekankan pentingnya meluruskan persepsi masyarakat terkait biaya haji. Menurutnya, banyak umat Muslim yang menganggap haji lebih mahal dibandingkan umrah.


“Jika umrah biayanya sekitar Rp30 juta untuk sembilan hari, sementara haji reguler melalui Kementerian Haji yang berdurasi sekitar 30 hari justru lebih terjangkau,” jelasnya.


Seminar Inspirasi Haji ini bertujuan membuka wawasan peserta mengenai berbagai aspek ibadah haji, mulai dari tahapan pendaftaran, masa tunggu, hingga pengelolaan biaya secara bijak. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memotivasi umat Muslim untuk mempersiapkan diri lebih dini dalam menunaikan rukun Islam kelima.


Acara berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mengikuti paparan materi dan diskusi yang disampaikan para narasumber. Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap kesadaran dan pemahaman masyarakat Surabaya terhadap ibadah haji semakin meningkat, sehingga dapat menunaikannya dengan lebih terencana dan efisien. (Red) 

Bagikan:

Komentar