![]() |
| Ning Dini Rahmania, Anggota MPR RI saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pondok HATI Probolinggo.(Dok/Istimewa). |
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para guru yang dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda. Dalam kesempatan tersebut, politisi perempuan yang akrab disapa Ning Dini juga menyerahkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para siswa sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan pendidikan.
Ning Dini menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi. Menurutnya, arus informasi yang begitu cepat harus diimbangi dengan fondasi ideologi yang kuat agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa.
“Di era teknologi seperti sekarang, nilai-nilai Pancasila menjadi sangat penting untuk ditanamkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Tanpa benteng nilai kebangsaan, kemajuan teknologi justru bisa berdampak pada perilaku yang kurang baik,” ujar Ning Dini yang juga menjabat Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam menjaga keutuhan bangsa. Peran guru, kata dia, sangat vital sebagai agen transformasi nilai dalam proses pendidikan formal maupun nonformal.
Selain sosialisasi, penyerahan beasiswa PIP diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus mendorong siswa untuk terus berprestasi. Ning Dini menilai akses pendidikan yang merata menjadi salah satu kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang berkarakter, berdaya saing, dan berwawasan kebangsaan.
Para peserta menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama di lingkungan pesantren dan sekolah, agar nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup dan relevan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang. (Red)


Komentar