|
Menu Close Menu

Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Lia Istifhama Ajak Kader Fatayat NU Tuban Tebar Kebaikan Nyata

Minggu, 14 Desember 2025 | 11.16 WIB

Ning Lia Istifhama, Anggota DPD RI saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Tuban.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Tuban— Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jawa Timur, Lia Istifhama, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI bersama kader Fatayat NU Kabupaten Tuban di kawasan Pantai Kelapa, Sabtu (13/12). Kegiatan ini diikuti perwakilan Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Kabupaten Tuban.


Dalam pemaparannya, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia menegaskan bahwa nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, tidak cukup hanya dipahami secara teoritis, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.


“Empat Pilar Kebangsaan harus kita hidupkan dalam praktik sehari-hari. Kebaikan itu bersifat universal dan bisa dirasakan siapa pun, tanpa melihat perbedaan agama, latar belakang sosial, maupun pilihan politik,” ujar Ning Lia.


Sebagai contoh konkret, Ning Lia mengajak peserta melihat nilai kebangsaan dari hal-hal sederhana, seperti mendukung potensi lokal melalui konten positif di media digital. Menurutnya, tindakan kecil tersebut memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar.


“Ketika kita memberi ulasan positif atau bintang lima untuk destinasi wisata seperti Pantai Kelapa Tuban, manfaatnya tidak hanya dirasakan pemilik usaha, tetapi juga para pekerja di dalamnya yang berasal dari latar belakang beragam. Di situlah nilai Bhinneka Tunggal Ika benar-benar bekerja,” jelas Wakil Ketua Fatayat NU Jawa Timur tersebut.


Lebih lanjut, Ning Lia juga memaparkan peran strategis DPD RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Ia menekankan bahwa DPD RI memiliki cakupan kerja berbasis provinsi, sehingga berfungsi memperjuangkan aspirasi daerah secara menyeluruh, mulai dari wilayah pesisir hingga pedalaman.


Perempuan yang dinobatkan sebagai Wakil Rakyat Terpopuler dan Paling Disukai versi ARCI 2025 itu menegaskan bahwa politik sejati harus bersifat holistik dan inklusif, dengan orientasi utama pada kemaslahatan masyarakat.


“Politik sejati adalah tentang menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Siapa pun yang kita wakili, orientasinya tetap kebaikan,” tutur keponakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, tersebut.


Dalam kesempatan itu, Ning Lia juga mendorong kader Fatayat NU untuk tampil sebagai perempuan pemimpin yang cerdas, inovatif, kreatif, dan adaptif, serta mampu membaca perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan media digital sebagai sarana memperkuat narasi kebangsaan.


Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Tuban, Wahyuni Hidayati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan gagasan Ning Lia yang dinilai mampu membumikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan secara kontekstual dan mudah dipahami.


“Kami bangga Ning Lia hadir langsung di tengah-tengah kader Fatayat NU Tuban. Sosialisasi ini tidak hanya berbicara konsep negara, tetapi juga menyentuh peran perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan kebangsaan,” ujarnya.


Wahyuni berharap, Ning Lia dapat terus membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Tuban, mengingat daerah tersebut menjadi salah satu basis dukungan terbesar dalam kontestasi Pemilu Legislatif 2024 lalu. (Red) 

Bagikan:

Komentar