|
Menu Close Menu

Unik, Gowes Peduli Sumatra: Bersepeda Sambil Berbagi di Kota Malang

Senin, 19 Januari 2026 | 19.25 WIB

Goes Sambil Berbagi untuk Korban Banjir Sumatra di Kota Malang.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Kota Malang — Kota Malang kembali menjadi tuan rumah kegiatan olahraga bersepeda bertajuk Gowes Peduli Sumatra, Sabtu (17/1/2026). Mengambil start dan finish di Balai Kota Malang, ratusan goweser dari jajaran Pemerintah Kota Malang, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), serta berbagai komunitas sepeda turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.


Tak sekadar ajang olahraga dan silaturahmi, Gowes Peduli Sumatra juga mengusung misi kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, para peserta berhasil menghimpun donasi sebesar Rp100 juta yang diperuntukkan bagi korban bencana alam di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Donasi tersebut disalurkan melalui BAZNAS Kota Malang.


Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian nyata terhadap sesama sekaligus sarana mempromosikan gaya hidup sehat. Menurutnya, olahraga bersepeda menjadi medium efektif untuk mengajak masyarakat peduli pada isu kemanusiaan.


“Ini olahraga sekaligus kegiatan kepedulian terkait bencana di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Selain berolahraga dan menikmati Kota Malang, para peserta juga menggalang bantuan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” ujar Wahyu.


Wahyu juga mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan kepada Kota Malang sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut. Ia menegaskan, kegiatan Gowes Peduli Sumatra sejalan dengan program Seribu Event yang tengah digencarkan Pemerintah Kota Malang, sekaligus mendukung pengembangan sport tourism.


“Event seperti ini memberikan multiplier effect, mulai dari meningkatnya tingkat hunian hotel, pergerakan UMKM, hingga sektor oleh-oleh dan destinasi wisata,” tambahnya.


Lebih jauh, Wahyu menilai kegiatan gowes tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga membudayakan pola hidup sehat dan penggunaan transportasi ramah lingkungan. Sepeda, menurutnya, menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.


“Semangat peduli sesama yang dibingkai dalam kegiatan ini mencerminkan nilai solidaritas, empati sosial, dan gotong royong,” jelasnya.


Di kesempatan yang sama, Sekretaris Utama LAN RI, Andi Taufik, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kota Malang. Ia mengaku selalu merekomendasikan Kota Malang sebagai lokasi pelaksanaan berbagai kegiatan LAN RI.


“Kami sangat senang dan berterima kasih atas sambutan yang luar biasa. Dalam setiap kesempatan, kami selalu merekomendasikan Kota Malang sebagai lokus kegiatan,” tutur Andi.


Pemilihan Kota Malang sebagai lokasi kegiatan dinilai tepat, mengingat suasana kota yang mendukung aktivitas olahraga, keramahan masyarakat, serta komitmen pemerintah daerah. Terlebih, Kota Malang baru-baru ini juga meraih penghargaan dari LAN RI sebagai daerah dengan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) kategori unggul, yang semakin menguatkan posisinya sebagai kota tujuan berbagai agenda nasional. (Den) 

Bagikan:

Komentar