![]() |
| Kejuaraan Cabang ORADO CUP 2026 Kabupaten Bangkalan di Aula TRK Bangkalan.(Dok/Istimewa). |
Kategori junior diperuntukkan bagi peserta berusia 18 tahun ke bawah (pelajar) , sementara kategori senior diikuti peserta berusia 18 tahun ke atas (umum). Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga domino yang kini mulai berkembang secara terorganisir.
Ketua Federasi ORADO Kabupaten Bangkalan, Helmi Fuad, menyampaikan bahwa ORADO merupakan organisasi olahraga yang tergolong baru, khususnya di Bangkalan. Ia mengungkapkan bahwa deklarasi organisasi ini baru dilakukan pada akhir tahun lalu di Jakarta.
“Kami berharap adanya dukungan dari kepala dinas dan juga KONI. Dalam waktu dekat kami juga berencana membangun kantor, semoga ini bisa bermanfaat bagi para atlet dan masyarakat Bangkalan,” ujarnya.
Helmi menambahkan, domino merupakan permainan yang telah lama dikenal luas hingga ke pelosok desa. Oleh karena itu, pihaknya berupaya menjadikan olahraga ini lebih terarah melalui kompetisi resmi.
“Kami menyadari ini adalah turnamen pertama, sehingga jika masih terdapat kekurangan kami mohon maaf. Ke depan akan terus kami benahi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet potensial dari Bangkalan.
“Perkembangan olahraga domino ini cukup pesat dan menyasar semua kalangan. ORADO bisa menjadi wadah untuk menyalurkan hobi sekaligus membina prestasi. Mudah-mudahan ke depan atlet Bangkalan bisa berkontribusi di tingkat regional,” tuturnya.
Dukungan juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Bangkalan, Tajul Anwar, yang menyatakan komitmennya terhadap perkembangan ORADO di daerah tersebut.
“Saya mendukung 100 persen ORADO di Bangkalan. Semoga ke depan bisa menjadi cabang olahraga unggulan,” tegasnya.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Harian Federasi ORADO Jawa Timur, Mulyadi. Ia menilai langkah ORADO Bangkalan sebagai terobosan yang patut dicontoh, bahkan menjadi satu-satunya di Jawa Timur yang berencana membangun kantor organisasi.
“Kami optimistis ORADO akan menjadi cabang olahraga baru di Indonesia. Saat deklarasi di Jakarta, kegiatan ini juga dihadiri Ketua Umum KONI dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erik Thohir,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan, termasuk memperbanyak klub-klub ORADO di daerah.
“Setelah Kejurcab ini, kami berharap jumlah klub semakin bertambah. ORADO adalah organisasi rakyat yang kini mulai naik kelas,” pungkasnya.
Penyelenggaraan ORADO CUP 2026 ini menjadi langkah awal dalam memperkuat eksistensi olahraga domino di Bangkalan, sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. (Fiq)


Komentar