![]() |
| Foto: Ketua ORADO Jatim Mahendra Abdillah Kamil dan Ketua Orado Bangkalan Helmi Fuad saat simbolis peletakan batu pertama pembangunan sekretariat permanen. |
BANGKALAN, lensajatim.id - Kejuaraan Cabang (Kejurcab) ORADO CUP 2026 Kabupaten Bangkalan resmi berakhir dengan sukses, Minggu (29/3/2026). Ajang yang digelar di Aula Kolam Renang Tretan Bangkalan ini tidak hanya melahirkan atlet-atlet domino berprestasi, tetapi juga menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi melalui pembangunan sekretariat permanen.
Puluhan tim dari kategori umum (senior) dan pelajar (junior) tampil dengan penuh semangat dan strategi dalam setiap pertandingan. Kompetisi berlangsung ketat sejak babak penyisihan hingga final, mencerminkan meningkatnya kualitas permainan domino di Bangkalan.
Ketua ORADO Bangkalan, Helmi Fuad, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kejurcab tahun ini menjadi pijakan awal untuk langkah yang lebih besar ke depan.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar, dari awal hingga akhir. Ini menunjukkan bahwa ORADO Bangkalan semakin siap dalam menyelenggarakan event yang tertib dan berkualitas,” ujar Helmi. Minggu (29/3/2026).
Ia juga memastikan bahwa para juara akan segera dipersiapkan untuk berlaga di tingkat provinsi.
“Untuk juara kelas umum dan pelajar, kita tidak hanya kirim ke Kejurprov pada 5 April 2026, tapi juga akan kita siapkan secara maksimal agar bisa bersaing dan membawa nama baik Bangkalan,” tegasnya.
Menurut Helmi, keberadaan ORADO bukan hanya untuk menggelar kompetisi, tetapi juga memberikan arah yang jelas bagi permainan domino agar lebih tertata.
“Domino ini sudah membudaya di masyarakat. Tugas kita adalah merapikan, mendisiplinkan, dan membuatnya punya nilai positif serta prestasi,” katanya.
Ia menambahkan, pembinaan akan terus diperkuat melalui pembentukan klub-klub di berbagai wilayah.
“Kami akan bentuk klub di kampung-kampung, kafe, dan titik kumpul pemain. Minimal lima orang per klub, supaya pembinaan bisa berjalan berjenjang dan berkelanjutan,” jelas Helmi.
Disamping itu, usai penyerahan hadiah ORADO CUP 2026, Helmi Fuad dan ketua ORADO Jatim dan jajaran pengurus bergerak menuju lokasi sekretariat ORADO Bangkalan yang akan dibangun.
Helmi Fuad, menegaskan bahwa pembangunan sekretariat permanen menjadi simbol keseriusan organisasi dalam jangka panjang.
“Sekretariat ini akan menjadi pusat aktivitas ORADO Bangkalan. Di sinilah nanti pembinaan atlet, rapat pengurus, hingga perencanaan program dilakukan secara terarah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan tersebut merupakan hasil inisiatif bersama pengurus dan komunitas.
“Ini murni dari kami, dari semangat kebersamaan. Kami ingin punya rumah sendiri agar organisasi ini bisa berkembang lebih profesional,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan Kejurcab tersebut, Ketua ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, turut hadir bersama jajaran pengurus provinsi. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan ORADO di Bangkalan.
Mahenda bahkan memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Kejurcab yang dinilai sukses dan penuh semangat.
“Saya melihat Bangkalan ini punya energi besar. Tidak hanya sukses menggelar kejuaraan, tapi juga punya visi membangun organisasi yang kuat,” ujarnya.
Puncak dari komitmen tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan sekretariat permanen ORADO Bangkalan di kawasan Stadion Bangkalan, Jalan Soekarno-Hatta.
Menurut Mahenda, langkah ini merupakan terobosan penting yang patut dicontoh daerah lain.
“Ini luar biasa. Bangkalan jadi yang pertama berinisiatif membangun sekretariat permanen. Ini bukan hal kecil, ini langkah besar untuk masa depan organisasi,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa ORADO Jawa Timur siap memberikan dukungan terhadap pengembangan di daerah.
“Kami tinggal komunikasi saja. Apa yang dibutuhkan, selama bisa kami bantu, pasti akan kami support,” katanya.
Lebih lanjut, Mahenda menyoroti pentingnya pembinaan serius bagi atlet yang telah meraih juara.
“Saya tidak ingin atlet yang sudah menang ini dilepas begitu saja. Harus ada training camp, pembinaan intensif, agar mereka benar-benar siap menghadapi Kejurprov,” tambahnya.
Ia berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. “Kalau Bangkalan bisa memulai, kami yakin daerah lain juga bisa. Yang penting ada kemauan dan komitmen,” tegasnya.
Adapun hasil Kejurcab ORADO CUP 2026, untuk kategori umum (senior), juara pertama diraih Tim Morsongai, disusul Tim Jual Beli Mobil sebagai juara kedua. Juara ketiga ditempati Komunitas Wartawan Bangkalan (KWB), dan juara keempat Tim Kemayoran Barat.
Sementara pada kategori pelajar (junior), SMAN 2 Bangkalan keluar sebagai juara pertama, diikuti SMAN 1 Kamal di posisi kedua. Juara ketiga diraih MA Al Hidayah Kabupaten Bangkalan, dan juara keempat SMAN 1 Arosbaya.
Panitia menyediakan hadiah pembinaan dengan total jutaan rupiah. Juara pertama mendapatkan Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, dan juara keempat Rp500 ribu.
Dengan berakhirnya Kejurcab dan dimulainya pembangunan sekretariat permanen, ORADO Bangkalan menegaskan langkahnya untuk naik kelas. Tidak hanya sebagai penyelenggara kompetisi, tetapi juga sebagai organisasi olahraga yang serius dalam pembinaan, profesional dalam manajemen, dan berorientasi pada prestasi. (Syaiful)


Komentar