![]() |
| Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat dalam acara Qiyamul Lail dan Sahur bersama di Masjid Al Akbar Surabaya. (Dok/Istimewa). |
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya tersebut digelar pada malam ke-27 Ramadan 1447 Hijriah. Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat spiritualitas umat sekaligus menghidupkan ibadah di sepuluh malam terakhir bulan suci.
Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur karena ribuan jemaah dapat berkumpul untuk memperbanyak ibadah di penghujung Ramadan. Ia berharap Allah SWT memberikan kesehatan, kesempatan, dan keikhlasan bagi umat Islam untuk terus memaksimalkan ibadah di sisa malam Ramadan.
Selain memperdalam spiritualitas, Khofifah juga mengajak jemaah untuk memanjatkan doa bagi perdamaian dunia, khususnya di kawasan Timur Tengah yang saat ini tengah dilanda ketegangan. Ia berharap konflik yang melibatkan sejumlah negara dapat segera mereda sehingga tidak mengganggu stabilitas kawasan, termasuk pelaksanaan ibadah haji.
Menurutnya, kemampuan menunaikan ibadah haji tidak hanya terkait kesiapan finansial, tetapi juga aspek keamanan dan keselamatan selama perjalanan menuju serta kembali dari Tanah Suci. Karena itu, ia mengajak seluruh jemaah mendoakan agar kondisi dunia tetap aman dan damai sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan lancar.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga didampingi sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia mengajak jajaran pemerintah daerah memanfaatkan momentum sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rangkaian Qiyamul Lail diawali dengan muhasabah melalui pembacaan zikir dan kalimat thayyibah yang dipimpin Imam Masjid Al Akbar Surabaya, Ustadz Achmad Muzakki. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Tahajud, salat Tasbih, salat hajat, dan ditutup dengan doa bersama.
Ia berharap ibadah Qiyamul Lail di sepuluh malam terakhir Ramadan dapat melatih umat untuk terus menjaga keistiqamahan dalam beribadah sepanjang sebelas bulan setelah Ramadan.
Usai Qiyamul Lail, Khofifah bersama Wakil Gubernur Emil dan para jemaah melanjutkan kegiatan dengan sahur bersama di selasar Masjid Al Akbar. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Sosial menyiapkan sekitar 10 ribu paket nasi sahur untuk para jemaah.
Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, relawan, termasuk generasi muda yang turut berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual yang terbangun pada malam itu dapat terus terjaga di tengah masyarakat. (Had)


Komentar