![]() |
| Kunjungan Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep ke Kementerian Sosial RI di Jakarta. (Dok/Istimewa). |
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Mulyadi mengatakan, audiensi difokuskan pada persoalan penghapusan data peserta PBI yang dinilai berdampak besar bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep.
“Komisi IV melakukan audiensi terkait penghapusan PBI oleh Kemensos. Jumlahnya kurang lebih mencapai 90 ribu penerima,” ujar Mulyadi, lewat keterangannya kepada media, Rabu (13/05/2026).
Menurutnya, penghapusan puluhan ribu peserta PBI tersebut memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, program bantuan itu menjadi salah satu akses utama warga kurang mampu untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis.
Karena itu, Komisi IV DPRD Sumenep meminta pemerintah pusat melakukan peninjauan ulang terhadap data penerima bantuan agar masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria tetap memperoleh jaminan kesehatan dari pemerintah.
Langkah audiensi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen DPRD Sumenep dalam mengawal hak-hak masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial. DPRD berharap kebijakan yang diambil nantinya tetap berpihak pada kepentingan masyarakat kecil serta memastikan layanan kesehatan dapat diakses secara merata.
Melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, Komisi IV optimistis solusi terbaik dapat ditemukan sehingga masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan. (Yud)


Komentar