![]() |
| Penyaluran bantuan pendidikan kloter kedua di Pasar Ki Lemah Duwur kepada 37 siswa.(Dok/G25 Indonesia). |
Penyaluran bantuan dilaksanakan di Pasar Ki Lemah Duwur, Bangkalan, Rabu (8/7/2026). Para penerima manfaat yang sebagian didampingi orang tua datang dari Kecamatan Socah dan Kecamatan Bangkalan, setelah sehari sebelumnya penyaluran serupa dilakukan kepada siswa dari Kecamatan Kamal.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa didampingi relawan dan pengurus G25 Indonesia untuk berbelanja langsung perlengkapan sekolah sesuai kebutuhan masing-masing.
"Ini kloter kedua, kita kawal langsung belanja. Ada yang beli sepatu dan ada seragam, sesuai hasil identifikasi," ujar Ketua G25 Indonesia, Dasuki Rahmad.
Dasuki yang juga Ketua PA GMNI Kabupaten Bangkalan menjelaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa sepatu dan seragam sekolah, tetapi juga tas, serta alat tulis.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Pemberdayaan Pendidikan 2026 yang menjadi komitmen G25 Indonesia dalam membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan layak.
"Pada tahap kedua ini, bantuan disalurkan kepada para siswa penerima manfaat yang berasal dari wilayah Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, seragam, alat tulis, serta kebutuhan penunjang pendidikan lainnya diberikan sebagai upaya meringankan beban keluarga sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak," jelasnya.
Wakil Ketua KONI Kabupaten Bangkalan itu menambahkan, G25 Indonesia meyakini akses terhadap pendidikan yang layak menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang mandiri, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat di masa depan.
Karena itu, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, relawan, dan berbagai pihak yang telah mendukung keberlangsungan program tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, relawan, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sehingga program ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan. Setiap kontribusi yang diberikan menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih tumbuh dan mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan," ungkapnya.
Dasuki berharap penyaluran bantuan pada kloter kedua dapat memperluas manfaat program sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Ia menegaskan, G25 Indonesia akan terus melanjutkan penyaluran bantuan secara bertahap kepada penerima manfaat lainnya sesuai hasil pendataan yang telah dilakukan.
"Setiap bantuan yang kita berikan hari ini bukan hanya memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi investasi untuk melahirkan generasi yang lebih cerdas, mandiri, dan berdaya," tuturnya.
Sebelumnya, pada penyaluran kloter pertama, G25 Indonesia juga telah menyerahkan bantuan pendidikan kepada 30 siswa di Pasar Ki Lemah Duwur, Bangkalan. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan G25 Indonesia dalam membangun kepedulian sosial melalui pemberdayaan pendidikan. (Fiq/Had)


Komentar