|
Menu Close Menu

Rumah di Pakisaji Ludes Terbakar, Diduga Akibat Anak Bermain Korek Api

Rabu, 08 Juli 2026 | 19.14 WIB

Penampakan rumah yang terbakar di Pakisaji, Kabupaten Malang.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Malang – Sebuah rumah milik Endang Cahyani di Dusun Binangun, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, dilalap api pada Rabu (8/7/2026) pagi. Kebakaran yang diduga dipicu anak kecil bermain korek api berhasil dipadamkan oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang sebelum merembet ke bangunan di sekitarnya.


Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat pemilik rumah sedang pergi ke kantor Dispendukcapil untuk mengurus Kartu Keluarga (KK). Sang anak memilih tetap berada di rumah bersama neneknya. Diduga, anak tersebut bermain korek api di dalam kamar hingga membakar selimut. Api kemudian dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah.


Melihat kobaran api semakin membesar, anak dan neneknya segera menyelamatkan diri ke luar rumah. Warga sekitar kemudian menghubungi Damkar Kabupaten Malang untuk meminta bantuan pemadaman.


Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 09.55 WIB. Tim Damkar Kabupaten Malang langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 10.00 WIB dan tiba sekitar pukul 10.15 WIB. Setelah melakukan upaya pemadaman dan pendinginan, api berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 10.40 WIB.


Dalam operasi tersebut, Damkar Kabupaten Malang menerjunkan dua unit mobil pemadam dengan enam personel. Selain itu, unsur Kecamatan Pakisaji juga ikut membantu proses penanganan di lokasi kejadian.


Akibat kebakaran tersebut, rumah berukuran sekitar 7 x 10 meter mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp30 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.


Komandan Regu (Danton) Damkar Kabupaten Malang, Andik Minarko, mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di rumah. Ia menegaskan bahwa benda-benda yang berpotensi memicu kebakaran, seperti korek api, sebaiknya disimpan di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.


"Peran orang tua dan keluarga sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak di rumah. Pastikan korek api maupun sumber api lainnya tidak mudah diakses anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang," ujar Andik Minarko. (Den) 

Bagikan:

Komentar