|
Menu Close Menu

Usaha Tahu Genjrot Sejak 2019, Ropik Sehari Bisa Jual 90 Porsi hingga Mampu Biayai Anak Sekolah

Kamis, 17 September 2026 | 12.20 WIB

Ropik saat membuat pesanan tahu gejrot untuk pelanggan.(Dok/Rifka) 
Lensajatim.id, Bangkalan – Ropik, 35, menekuni usaha tahu gejrot di depan Masjid Agung Bangkalan sejak 2019. Ia memilih usaha tersebut karena melihat belum ada penjual tahu gejrot di Bangkalan.


“Saya lihat di Bangkalan ini tidak ada, ternyata peminatnya juga banyak,” ujar Ropik, Rabu (16/09/2026).


Setiap hari, Ropik berangkat dari Desa Gebang menggunakan gerobak yang dilengkapi motor. Ia mulai berjualan sekitar pukul 11.00 hingga dagangannya habis.


Tahu gejrot yang dijual tersedia dalam tiga pilihan ukuran. Ukuran kecil dibanderol Rp7 ribu, sedang Rp10 ribu, dan besar Rp15 ribu.


Cita rasa kuah menjadi ciri khas tahu gejrot buatannya. Kuah tersebut memiliki perpaduan rasa manis, asam, dan pedas.


Dalam sehari, Ropik biasanya mampu menjual sekitar 90 porsi tahu gejrot. Pembelinya berasal dari berbagai kalangan, mulai anak sekolah hingga masyarakat umum.


Pada kondisi normal, omzet yang diperoleh sekitar Rp450 ribu per hari. Saat ramai, omzetnya dapat mencapai sekitar Rp600 ribu.


Usaha tersebut menjadi sumber penghasilan utama bagi Ropik. Penghasilannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya sekolah anak dan kebutuhan dapur.


Namun, perjalanan usahanya tidak selalu berjalan mulus. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah penertiban dari pemerintah.


Saat pembeli sepi, Ropik memilih mengurangi jumlah dagangan. Sementara ketika harga bahan baku naik, ia tetap menjalankan usaha dengan kondisi yang ada.


Pengalaman paling berat dirasakan saat pandemi Covid-19. Ropik pernah memperoleh Rp70 ribu setelah berjualan sejak pagi hingga tengah malam.


“Zaman corona, pernah dapat Rp70 ribu dari pagi sampai jam 12 malam. Itu yang paling berat,” ungkapnya.


Meski menghadapi berbagai kendala, Ropik tetap melanjutkan usaha tersebut hingga sekarang. Ia berharap tahu gejrotnya semakin dikenal dan memiliki lebih banyak peminat.


Ia juga berharap jangkauan usahanya semakin luas sehingga bisnis tersebut dapat terus berkembang. (rif)

Bagikan:

Komentar