![]() |
| Kegiatan SAPA KADER PC GP Ansor Surabaya.(Dok/Istimewa). |
Mengusung tema SAPA KADER (Silaturahmi dan Aksi Pemuda), program tersebut tidak sekadar menjadi agenda kunjungan organisasi. Lebih dari itu, TURBA dirancang sebagai sarana memperkuat ikatan emosional antarkader, meningkatkan akurasi pendataan anggota, sekaligus mendorong kontribusi nyata pemuda di tengah masyarakat.
Ketua Bidang Kaderisasi PC GP Ansor Kota Surabaya, Faridz Alfin Nur Hidayah, menjelaskan bahwa SAPA KADER memiliki tiga pilar utama yang saling berkaitan, yakni Sapa Kader, Silaturahmi, dan Aksi Pemuda.
Pilar pertama, Sapa Kader, diarahkan pada penguatan komunikasi, pendataan, dan pendampingan kader. Langkah ini menjadi bagian penting dalam melakukan validasi serta pemetaan potensi anggota guna mewujudkan tertib administrasi organisasi.
"Sapa Kader ini kami jadikan wadah komunikasi dua arah untuk menyerap aspirasi serta kendala nyata pengurus di tingkat lokal. Sekaligus, kami memantau efektivitas jenjang kaderisasi formal seperti PKD dan Diklatsar agar kualitas mutu kader tetap terjaga," ujarnya, Minggu (8/11/2026).
Pilar kedua, Silaturahmi, menjadi instrumen untuk memperkuat konsolidasi dan ukhuwah di antara seluruh kader. Melalui pendekatan langsung, PC GP Ansor Surabaya ingin membangun persaudaraan yang kokoh tanpa dibatasi sekat hierarki kepengurusan.
Menurut Faridz, soliditas organisasi harus dibangun melalui kedekatan dan komunikasi yang berkesinambungan. Dengan demikian, seluruh kader dapat bergerak bersama dalam satu barisan dan tetap berpegang teguh pada ideologi Aswaja An-Nahdliyah.
"Melalui pilar Silaturahmi, kami ingin memastikan seluruh kader berada dalam satu barisan dan satu komando yang teguh pada ideologi Aswaja An-Nahdliyah. Ini juga bentuk apresiasi langsung dari PC untuk menjaga moril serta semangat khidmah sahabat-sahabat di Ranting dan PAC," tegasnya.
Adapun pilar ketiga, Aksi Pemuda, menitikberatkan pada penguatan peran sosial dan kemandirian organisasi. GP Ansor mendorong kader agar tidak hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat dan solusi konkret bagi masyarakat.
Implementasinya dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari aksi sosial, kerja bakti, pengamanan, hingga pendampingan warga.
"Kader Ansor tidak boleh hanya aktif secara internal, tetapi harus hadir memberi solusi bagi masyarakat sekitar. Di pilar Aksi Pemuda ini, kami juga mengidentifikasi potensi ekonomi, kewirausahaan, serta kepemimpinan pemuda agar kader lebih mandiri dan responsif terhadap isu-isu lokal," tambah Faridz.
Melalui tiga pilar tersebut, TURBA diharapkan mampu memperkuat kualitas kaderisasi sekaligus mendorong lahirnya kader Ansor yang solid, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.
Rangkaian TURBA PC GP Ansor Kota Surabaya saat ini telah terlaksana di wilayah Zona Utara. Selanjutnya, Tim Kaderisasi akan melanjutkan agenda konsolidasi ke Zona Pusat, Timur, Selatan, dan Barat.
Perluasan jangkauan tersebut menjadi bagian dari komitmen PC GP Ansor Kota Surabaya untuk memastikan pembinaan organisasi berjalan merata hingga tingkat ranting.
Melalui SAPA KADER, GP Ansor Surabaya ingin memastikan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya tercermin dari struktur kepengurusan, tetapi juga dari soliditas kader, kualitas kaderisasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. (Eric)


Komentar