![]() |
| Pimpinan Cabang Pegadaian Prenduan, Iftitah Cahyani saat melakukan survei persiapan Santri Expo.(Dok/Istimewa). |
Dalam kunjungan itu, Iftitah Cahyani didampingi Ketua dan Bendahara Panitia Santri Expo 2026. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas potensi sinergi antara Pegadaian Prenduan dan panitia penyelenggara.
Ketua Panitia Santri Expo 2026, Syamsul Arifin, menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat persiapan kegiatan sekaligus memperluas manfaat Santri Expo bagi santri dan masyarakat.
“Santri Expo 2026 bukan sekadar agenda seremonial. Kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan potensi santri, pesantren, pelaku usaha, dan masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dari ikhtiar menyukseskan kegiatan ini,” ujar Syamsul Arifin.
Ia berharap komunikasi yang telah terbangun dengan Pegadaian Prenduan dapat berlanjut pada bentuk kerja sama yang konkret sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas masing-masing pihak.
Menurut Syamsul, Santri Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi panggung untuk menampilkan kreativitas dan potensi santri, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya semangat kewirausahaan serta pengembangan ekonomi berbasis pesantren.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompetitif, santri dituntut tidak hanya memiliki kedalaman ilmu agama dan akhlak yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi, berinovasi, serta mengambil peran dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Dalam konteks tersebut, kolaborasi dengan lembaga dan dunia usaha menjadi salah satu peluang untuk memperluas jejaring, mengenalkan potensi pesantren, serta mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif di lingkungan santri.
Meski demikian, penjajakan bersama Pegadaian Prenduan tersebut masih berada pada tahap komunikasi awal. Panitia berharap pertemuan ini dapat menjadi fondasi bagi sinergi yang memberikan manfaat nyata bagi penyelenggaraan Santri Expo 2026 dan masyarakat sekitar.
Bagi PAC GP Ansor Pragaan, Santri Expo 2026 menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan kepemudaan yang tidak berhenti pada penyelenggaraan acara, tetapi juga berorientasi pada pengembangan potensi generasi muda dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Ansor berharap santri, pesantren, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat dapat membangun ruang kolaborasi yang lebih luas. Dengan persiapan yang terarah serta dukungan berbagai pihak, Santri Expo 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi santri sekaligus memperkuat kontribusi pesantren dalam pembangunan masyarakat di Kecamatan Pragaan dan sekitarnya. (MQ)


Komentar