![]() |
| Penampakan warga saat memperbaiki jalan secara swadaya.(Dok/Istimewa). |
Tak tanggung-tanggung, jalan utama desa sekitar empat kilometer diperbaiki menggunakan aspal hasil penggalangan dana dari masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya warga untuk mendapatkan akses jalan yang lebih layak, di tengah harapan agar pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka.
Jalan yang diperbaiki merupakan jalur utama Desa Tanjung, tepatnya di Dusun Barokem Laok hingga perbatasan Dusun Barokem Daja, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.
Untuk memenuhi kebutuhan biaya perbaikan, warga membentuk kepanitiaan secara swadaya. Panitia kemudian membuka sejumlah posko amal di beberapa titik pinggir jalan guna menghimpun sumbangan dari masyarakat.
Selain membuka posko amal, panitia juga menggalang bantuan dari warga Desa Tanjung yang bekerja di luar negeri maupun di berbagai daerah di Indonesia. Para perantau turut menjadi sasaran penggalangan dana demi mewujudkan perbaikan jalan yang selama ini diharapkan masyarakat.
Warga yang memiliki kendaraan juga diminta berpartisipasi memberikan sumbangan. Bahkan, kendaraan besar yang mengangkut material maupun barang lainnya dikenakan kontribusi sebesar Rp100 ribu saat melintas, sebagai salah satu upaya menambah dana perbaikan jalan.
Penggalangan dana tersebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Selama periode itu, masyarakat terus berupaya mengumpulkan dana agar perbaikan jalan utama desa dapat terlaksana sesuai harapan.
Di balik semangat gotong royong tersebut, tersimpan harapan besar agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan di Desa Tanjung. Warga berharap perbaikan jalan tidak selamanya harus mengandalkan kemampuan masyarakat, terlebih ketika kondisi ekonomi sebagian warga masih menghadapi berbagai kesulitan.
Masyarakat juga berharap adanya uluran tangan para dermawan apabila pemerintah belum dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan.
Upaya swadaya ini menjadi gambaran besarnya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan desa. Namun, kondisi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa infrastruktur jalan yang layak merupakan kebutuhan mendasar masyarakat dan memerlukan perhatian dari pihak-pihak terkait.
Warga berharap, ke depan, ada dukungan nyata dari pemerintah maupun para dermawan agar kebutuhan infrastruktur di Desa Tanjung dapat terpenuhi tanpa terus-menerus membebani masyarakat. (Red)


Komentar