![]() |
| Dyna saat memegang tropy penghargaan di Surabaya.(Dok/Indah) |
Dyna merupakan warga Perumahan GMP 1, Kemayoran, Bangkalan yang saat ini juga sekolah di TKIT Mutiara Idaman, Bangkalan. Keikutsertaannya dalam ajang tersebut berawal dari keinginannya sendiri untuk menambah wawasan, tidak hanya di bidang catwalk.
Ibunda Dyna, Indah, mengatakan putrinya menjalani latihan secara rutin untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Selain catwalk, Dyna juga berlatih public speaking dan tari untuk menampilkan bakatnya di hadapan dewan juri.
“Dyna tiap harinya selalu semangat latihan catwalk, latihan public speaking juga. Selain itu, Dyna latihan tari buat penampilan bakatnya di Miss Heritage,” ujar Indah, Minggu (18/10/2026).
Sebelum mengikuti pemilihan, Dyna menjalani karantina selama tiga hari di Surabaya. Selama kegiatan tersebut, Indah turut mendampingi putrinya.
Menurut Indah, salah satu momen yang paling berkesan adalah melihat semangat Dyna yang tetap terjaga meski harus bersaing dengan peserta lain yang berusia lebih besar. Ia juga melihat putrinya mampu beradaptasi dengan peserta lainnya.
Indah mengaku bahagia sekaligus tidak menyangka putrinya berhasil meraih posisi Runner Up 1. Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga.
Ke depan, Indah berharap Dyna dapat terus mengembangkan kemampuannya dan mengikuti ajang prestasi lainnya. Ia juga berpesan agar putrinya tetap rendah hati meski berhasil meraih berbagai pencapaian.
“Raihlah prestasimu sebanyak mungkin, tapi tetap rendah hati dan tidak sombong,” pesan Indah kepada Dyna.
Sebagai orang tua, Indah berharap cita-cita putrinya dapat terwujud. Ia menegaskan keluarga akan terus memberikan doa dan dukungan bagi perjalanan Dyna ke depannya.
Sekadar informasi, Dyna merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara, pasangan Supriyadi dan Indah Oktavia. Untuk mengasah kemampuan dan mengembangkan bakatnya di dunia modeling, Dyna belajar dan mengikuti latihan di Agency Puja Modelling School. (Rif)


Komentar