|
Menu Close Menu

Enam Bulan Pimpin SMPN 8 Jember, Dwi Kristatiningsih Dorong Siswa Borong Prestasi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 22.06 WIB

Kepala Sekolah Dwi Kristatiningsih.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Jember – Prestasi membanggakan terus ditorehkan siswa-siswi SMPN 8 Jember atau yang dikenal dengan sebutan Passepan. Dalam kurun waktu sekitar lima hingga enam bulan terakhir, sekolah tersebut berhasil mengukir puluhan prestasi melalui berbagai ajang perlombaan, mulai dari ekstrakurikuler futsal hingga kompetisi keterampilan baris-berbaris tingkat Jawa Timur.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan bakat dan minat siswa dapat berjalan beriringan dengan pendidikan akademik. Semangat berlatih, kedisiplinan, serta dukungan sekolah menjadi bagian penting dalam mengantarkan para siswa meraih prestasi.


Salah satu pencapaian yang mencuri perhatian datang dari ajang Lomba LKBB Jastrawira se-Jawa Timur yang digelar di SMAN Jenggawah. Dalam kompetisi tersebut, kontingen SMPN 8 Jember berhasil membawa pulang sederet penghargaan, di antaranya Juara 1 Pasukan Favorit, Juara 1 Pelatih, Penjuru Favorit, Juara 2 Best Kostum, Juara 3 Variasi Formasi, Juara 3 Danton Pasukan, Juara 3 Harapan, Juara 6 Best PBB, serta Juara 2 Pasukan Terbaik.


Tak berhenti di bidang baris-berbaris, prestasi juga datang dari cabang olahraga. Terbaru, tim futsal Passepan berhasil menyabet Juara 1 Best supporter, Juara 1 Best Player dalam ajang GusNing Championship tingkat SMP Se Kabupaten Jember.


Rentetan pencapaian tersebut seolah menjadi berkah tersendiri bagi SMPN 8 Jember sejak dipimpin Kepala Sekolah Dwi Kristatiningsih. Sebelum menjabat di Passepan, ia diketahui pernah bertugas di sekolah yang berada di wilayah pinggiran.


Dwi mengatakan, selama kurang lebih enam bulan menjalankan tugas di SMPN 8 Jember, dirinya berupaya mendorong sekolah agar terus berkembang, termasuk melalui penguatan potensi dan kemampuan peserta didik.


Menurutnya, setiap siswa memiliki bakat dan minat yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang. Karena itu, pihak sekolah berupaya memberikan dukungan kepada siswa yang ingin mengikuti berbagai perlombaan.


“Saya tidak pernah membatasi, bahkan saya dorong terus untuk meningkatkan bakat dan minat siswa dalam kejuaraan apa pun,” ujarnya, Kamis, (15/10/2026).


Ia menilai, keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kedisiplinan, konsistensi latihan, kerja sama tim, serta kesiapan mental ketika menghadapi persaingan.


Di balik deretan prestasi tersebut, peran para guru pembina juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Latihan yang keras dan konsisten menjadi bekal bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri saat tampil dalam kompetisi.


Menurut Dwi Kristatiningsih, prestasi yang diraih bukan sekadar deretan piala dan penghargaan. Lebih dari itu, capaian tersebut kata dia, menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi siswa, membangun karakter, serta menumbuhkan keberanian dalam berkompetisi.


“Tentu itu semua tidak lepas dari peran aktif dan dukungan para guru dan wali murid. Passepan diharapkan terus melahirkan generasi yang berprestasi, disiplin, dan memiliki mental tangguh untuk menghadapi tantangan di masa depan,” tandasnya. (Eko) 

Bagikan:

Komentar