![]() |
| Tim MIN 1 Bangkalan.(Dok/Istimewa). |
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar madrasah sekaligus mengharumkan nama Bangkalan dan Madura di tingkat Jawa Timur.
Kompetisi yang diikuti 11 tim dari berbagai daerah di Jawa Timur itu menjadi ajang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan, serta kepemimpinan.
Di tengah persaingan tersebut, tim MIN 1 Bangkalan mampu menampilkan performa terbaik dan membawa pulang dua penghargaan.
Penghargaan Juara 1 Danton Terfavorit menjadi salah satu pencapaian istimewa. Komandan peleton (danton) memiliki peran penting dalam memimpin tim, memberikan aba-aba, menjaga semangat anggota, serta membangun kekompakan selama penampilan.
Sementara itu, raihan Juara Harapan 1 menjadi bukti kesungguhan dan kerja keras seluruh tim dalam mengikuti kompetisi tingkat Jawa Timur.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses latihan dan pendampingan yang dilakukan secara konsisten. Tim MIN 1 Bangkalan dibimbing Ali Sadikin selaku pelatih, dengan dukungan guru pendamping Eka Wardani.
Sinergi antara pelatih, guru pendamping, dan siswa menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mental, kedisiplinan, serta kemampuan peserta.
Sebagai guru pendamping, Eka Wardani menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas prestasi yang diraih anak didiknya.
Menurutnya, kemenangan bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas latihan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih MIN 1 Bangkalan, yakni Juara 1 Danton Terfavorit dan Juara Harapan 1. Semoga kemenangan ini menjadikan kita semakin bersyukur kepada Allah SWT, semakin semangat berlatih, dan tidak cepat berpuas diri,” ungkap Eka Wardani lewat keterangan persnya, Minggu (11/10/2026).
“Bagi kami, yang terpenting bukan hanya mendapatkan juara, tetapi juga bagaimana anak-anak belajar tentang kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan perjuangan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya,” lanjutnya.
Eka Wardani juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pelatih, Kakak Ali Sadikin, yang telah membimbing dan melatih tim dengan penuh dedikasi, khususnya dalam menerapkan kedisiplinan selama proses latihan, meskipun waktu persiapan relatif singkat.
“Terima kasih kepada Kakak Ali Sadikin selaku pelatih yang selalu menanamkan kedisiplinan kepada anak-anak selama berlatih. Meskipun persiapan kami cukup mepet, beliau tetap berusaha memberikan pembinaan yang maksimal,” katanya.
“Semoga kerja keras dan dedikasi ini menjadi amal kebaikan serta motivasi bagi anak-anak untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih baik,” tambahnya.
Lebih dari sekadar perlombaan, LKBB menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar mematuhi aturan, menghargai waktu, membangun kepercayaan diri, mengendalikan emosi, dan mengutamakan kerja sama.
Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, dan berkarakter.
Prestasi MIN 1 Bangkalan juga menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik dan pendidikan keagamaan.
Madrasah turut memberikan ruang bagi pengembangan bakat, minat, kreativitas, dan keterampilan peserta didik. Dukungan pelatih, guru pendamping, pihak madrasah, dan orang tua menjadi bagian penting dalam mendorong tumbuhnya potensi siswa.
Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MIN 1 Bangkalan untuk terus berusaha, berani berkompetisi, serta menjadikan setiap pengalaman sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. (Red)


Komentar