![]() |
| Konsolidasi PW ISNU Jatim di Kabupaten Bangkalan.(Dok/Taufiq). |
Kegiatan berlangsung di kediaman KH dr. Hamid Nawawi, Sp.A., yang juga merupakan Wakil Ketua PW ISNU Jawa Timur. Sejumlah pengurus PC ISNU Bangkalan serta warga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dzikir dan istighosah menjadi pembuka rangkaian kegiatan. Suasana berlangsung khidmat ketika para peserta bersama-sama memanjatkan doa, terutama untuk para pengurus Nahdlatul Ulama yang tengah menjalankan amanah di tingkat pusat.
KH dr. Hamid Nawawi mengatakan, istighosah tersebut secara khusus menjadi ikhtiar batin untuk mendoakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
"Istighosah ini bertujuan untuk mendoakan PBNU dalam masa khidmat ini. Semoga beliau-beliau bisa mengemban amanah dan mengembangkan organisasi dengan kecakapan atau fathonah," kata Hamid.
Menurut dia, nilai amanah dan fathonah perlu berjalan beriringan dengan sikap siddiq serta komitmen untuk menegakkan kebenaran. Ia juga menekankan pentingnya amar makruf nahi mungkar sebagai bagian dari perjuangan dalam berkhidmah di NU.
"Semoga Pengurus PBNU yang sekarang ini berjuang tanpa pamrih. Untuk NU kita berjuang salawase tapi ketika menjadi PBNU jangan sak cukupe, tetapi berjuang tanpa pamrih," ujarnya.
Usai istighosah, rombongan kemudian bergerak menuju Maqbaroh Syaichona Cholil Bangkalan. Di tempat tersebut, rombongan melaksanakan salat Isya dan dilanjutkan dengan doa bersama.
Ziarah tersebut sekaligus menjadi bagian penting dari rangkaian silaturahmi. Sosok Syaichona Muhammad Cholil Bangkalan memiliki posisi penting dalam mata rantai keilmuan dan sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama. Dari Bangkalan, jejak keilmuan ulama besar tersebut terus dirawat dan diwariskan hingga kini.
Setelah dari maqbaroh, rombongan melanjutkan kunjungan ke Lajnah Turots Ilmi Syaichona Muhammad Cholil. Di tempat ini, para pengurus ISNU melihat secara langsung sejumlah karya tulis peninggalan Syaichona Cholil, termasuk membaca beberapa manuskrip dan kitab yang menjadi bagian dari warisan intelektual ulama Bangkalan tersebut.
Lajnah Turots Ilmi sendiri merupakan lembaga yang berfokus pada penelusuran, penyelamatan, penelitian, publikasi, hingga digitalisasi manuskrip atau karya tulis kuno berupa kitab karya para ulama terdahulu. Keberadaan lembaga ini menjadi salah satu ikhtiar untuk memastikan warisan keilmuan para ulama tetap dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.
Dalam kunjungan tersebut, PC ISNU Bangkalan juga secara khusus menyerahkan sejumlah kitab karya tulis Syaichona Cholil kepada PW ISNU Jawa Timur. Penyerahan ini menjadi simbol penguatan hubungan keilmuan sekaligus upaya bersama dalam menjaga warisan intelektual ulama.
Plt Ketua ISNU Jawa Timur, Prof. M. Afif Hasbullah, mengatakan kegiatan istighosah tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendoakan jajaran PBNU, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar agar seluruh pengurus ISNU diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas dan aktivitas keumatan.
"Kita berdoa agar perjalanan teman-teman, para guru, dan para senior yang sedang menjabat sebagai Pengurus Besar Nahdlatul Ulama diberikan kelancaran, amanah, dan tanggung jawab yang bisa diemban dengan sebaik-baiknya oleh beliau semuanya," kata Gus Afif.
Ia menambahkan, doa juga dipanjatkan agar seluruh kader dan pengurus ISNU diberikan kemudahan dalam menjalankan pengabdian melalui organisasi sarjana NU tersebut.
"Kita hari ini berdoa dengan bertawasul kepada muassis Jam'iyyah Nahdlatul Ulama, Mbah Kholil Bangkalan, KH Hasyim Asy'ari, KH Wahab Hasbullah, KH Bisri Syansuri, KH As'ad Syamsul Arifin, dan seluruh kiai-kiai, agar semua hajat kita, baik untuk organisasi Jam'iyyah Nahdlatul Ulama maupun hajat-hajat yang kita bawa dalam doa, diberikan ijabah oleh Allah SWT," ujarnya.
Bagi Gus Afif, rangkaian kegiatan di Bangkalan juga memiliki makna lain yang tak kalah penting, yakni mempererat silaturahmi antarpengurus. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi energi positif bagi ISNU Jawa Timur dan seluruh PC ISNU dalam menjalankan berbagai agenda keumatan ke depan.
"Semoga kegiatan kali ini menjadi sarana silaturahim untuk memperkuat persaudaraan kita bersama. Dengan silaturahim ini diharapkan semua aktivitas kita ke depan semakin diberikan keberkahan dan kelancaran oleh Allah SWT," tuturnya. (Fiq)


Komentar